Equtiyworld futures : Pada penutupan perdagangan bursa saham AS, Wall Street berakhir beragam karena para pelaku pasar melakukan aksi jual beli saham dalam jangka pendek dan adanya kekhawatiran di pasar tentang wabah virus Ebola yang berada di AS sehingga menekan saham menjadi lebih rendah.

Pada penutupan perdagangan AS, Indeks Dow Jones 30 naik 0,07%, indeks S&P 500 turun 0,15% dan untuk indeks NASDAQ Composite naik 0,05%.

Indeks Volatilitas CBOE yang mengukur prospek volatilitas pasar, turun 0,43% di level 16,04.

Beragamnya penutupan saham Wall Street diseret oleh penurunan buras komoditi, dengan minyak turun di posisi terendah sebelumnya setelah Goldman Sachs Group Inc memangkas proyeksi harga minyak untuk WTI pada kuartal pertama tahun depan sebesar $15 sampai $75 per barel.

Bank memperkirakan harga minyak Brent rata-rata $85 per barrel dalam tiga bulan pertama di tahun 2015, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar $100.

PMI Sektor jasa telah turun menjadi 57.3, dari 58.9 di bulan sebelumnya. Pasar perkirakan PMI sektor jasa untuk melambat menjadi 57.9.

Penjualan rumah baru pada bulan September naik sedikit dan mencapai enam tahun tinggi, meskipun pembelian pada bulan Agustus dirasa kurang bergairah seperti yang dilaporkan.

Rumah baru dijual dengan tingkat tahunan rata-rata 467, 000 pada bulan September, direvisi dari 466,000 bulan sebelumnya. Sementara prakiraan dari analis turun ke 455.000.

Sebelumnya, Departemen perdagangan telah mengatakan bahwa penjualan rumah baru mencapai 504,000 pada bulan Agustus, namun laporan bulanan terkoreksi secara tajam. Penjualan rumah baru pada bulan September merupakan tertinggi sejak Juli 2008. Dan penjualan rumah baru lebih tinggi 17% dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2013, tanda bahwa pasar perumahan terus secara meningkat.

Penjualan melompat 12.3% di daerah perumahan barat dan naik 2% di daerah perumahan Selatan.