Equityworld Futures : Tembaga berjangka memasuki ke level tertingginya dalam lebih dari seminggu terakhir karena prospek pemogokan di tambang di Peru memicu kekhawatiran akan adanya gangguan pasokan dunia.

Pekerja tambang Antamina di Peru berencana untuk mogok bekerja tengah malam nanti atas isu gaji dan bonus, kata Jorge Juarez, seorang pemimpin serikat buruh. Lokasi tambang yang dimiliki oleh BHP Billiton Ltd dan Glencore Plc ini, adalah tambang keenam terbesar di dunia dari sisi kapasitas produksi , demikian menurut International Copper Study Group.

Harga tembaga untuk pengiriman Maret naik 1,5 persen menjadi $ 2,9275 per pon pada sesi perdagangan Comex di New York, setelah sempat menyentuh level $ 2,9505, yakni level tertinggi sejak 28 November lalu.