Equityworld Futures :

Sell off bursa Asia kembali berlanjut pada hari ini, Kamis (21/1), meski sempat menguat tajam di awal perdagangan. Ketidakpastian akan kondisi ekonomi China dan harga minyak yang kembali melemah kembali memberikan kecemasan para investor.

People’s Bank of China (PBoC) pada hari ini menawarkan 400 milyar yuan ($60,8 milyar) dalam bentuk pinjaman jangka pendek, atau reverse-repurchase agreements ke bank komersial melalui operasi pasar terbuka. Setelah memfaktorkan langkah yang sama di pasar interbank dan pinjaman jatuh tempo pada Selasa lalu, PBoC sepanjang pekan ini berhasil menyuntikkan dana bersih senilai 315 milyar yuan, dan menjadi yang terbesar sejak pertengahan Januari 2012.

Indeks Shanghai Composite anjlok 3,22% menjadi 2.880,80, sementara indeks Hang Seng Hong Kong menguat sekitar 1,8% di awal perdagangan sebelum berbalik melemah 1,82% menjadi 18.542,15, melanjutkan kemerosotan 4% di hari Rabu dan berada di level terendah tiga tahun.

Ditempat lain, indeks Kospi Korea Selatan (KS200) bergerak antara penguatan dan pelemahan sebelum berakhir di zona merah 0,33% menjadi 223,81. Indeks Nikkei Jepang merosot 2,43% menjadi 16.017,26 setelah sempat menguat 1,9% di awal perdagangan. Nikkei berada di bear market semakin dalam, dan sejak mencapai level puncak terakhir 20.686,30 pada Juni 2015, Nikkei telah anjlok 22,57%.