Equityworld Future :

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas  18 poin akibat tekanan jual investor asing. Indeks terus bergerak di zona merah sejak pagi tadi.  Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Indeks terus meluncur tajam ke titik terendahnya hari ini di 5.4.20,230.

Menutup  perdagangan Sesi I, Rabu (18/3), IHSG berkurang 18,745 poin (0,34%) ke level 5.420,408. Sementara Indeks LQ45 turun 3,649 poin (0,39%) ke level 941,340.  Sembilan sektor jadi sasaran aksi jual. Sektor konsumer yang terkena koreksi paling dalam. Saham-saham bank masih jadi incaran beli investor domestik.

Tercatat perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 119.732 kali dengan volume 3,223 miliar lembar saham senilai Rp 2,498 triliun. Sebanyak 90 saham naik, 151 turun, dan 91 saham stagnan.  Bursa-bursa regional bisa menepis sentimen negatif melemahnya Wall Street semalam dengan bergerak di teritori positif. Bursa Singapura menemani BEI di zona merah.

Beberapa saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 800 ke Rp 66.300, Multi Prima (LPIN) naik Rp 450 ke Rp 6.300, Mayora (MYOR) naik Rp 425 ke Rp 28.175, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 350 ke Rp 20.850.

Sedangkan  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 900 ke Rp 38.100, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 450 ke Rp 10.050, Astra Agro (AALI) turun Rp 450 ke Rp 25.800, dan Solusi Tunas (SUPR) turun Rp 425 ke Rp 9.425.

Adapun  bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Nikkei 225 naik tipis 16,48 poin (0,08%) ke level 19,453.48, Indeks Hang Seng melonjak 243,65 poin (1,02%) ke level 24.145,14, Indeks Komposit Shanghai menguat 30,14 poin (0,86%) ke level 3.532,99, dan  Indeks Straits Times menipis 0,36 poin (0,01%) ke level 3.369,59.