Equityworld Futures : Pada  perdagangan Rabu (29/4)  nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada  bergerak menguat sebesar tiga poin menjadi Rp 12.954 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp 12.995 per dolar AS.  Sementara  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 136 poin atau 2,61%. Ini merupakan penurunan 3 hari berturut-turut.  Sepanjang hari, IHSG terus bergerak di zona merah. Level terendahnya adalah 5.015,008.  Sentimen negatif menyelimuti pasar saham.

Dolar AS mengalami pelemahan terhadap serangkaian mata uang utama dunia, termasuk rupiah pada awal perdagangan hari ini seiring sebagian pelaku pasar menilai kemungkinan Federal Reserve bertindak tidak agresif (dovish) untuk menaikan suku bunganya.  Sikap “dovish” Federal Reserve itu seiring dengan belum membaiknya data-data ekonomi Amerika Serikat pada kuartal I tahun ini.

The Fed diperkirakan masih mempertimbangkan kebijakan moneternya untuk mencapai jalur aman menaikan suku bunga, cuaca musim dingin masih menjadi salah satu faktor ekonomi AS melambat.  Harapan baru dari negosiasi dana talangan Yunani juga turut menekan indeks dolar AS di pasar global. PM Yunani menyampaikan komitmennya bahwa pihaknya tidak akan mengharapkan gagal bayar utang.

Dari dalam negeri,   masih adanya harapan ekonomi Indonesia pada tahun ini akan tumbuh menjadi salah satu penopang mata uang rupiah ke depannya.   Data uang rupiah masih memiliki kinerja lebih baik dibandingkan mata uang di kawasan Asia.  Bank Indonesia (BI) cukup aktif menjaga fluktuasi rupiah agar rentang kisarannya tidak terlalu tinggi sehingga meredam kekhawatiran pelaku usaha ekspor-impor di dalam negeri.

Dari bursa saham, pada akhir perdagangan IHSG turun 136,594 poin (2,61%) menjadi 5.105.563. Sementara indeks unggulan LQ45 turun 31,360 poin (3,45%) menjadi 877,290.  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kala penutupan pas ar berada di Rp 12.895/US$. Menguat dibanding penutupan kemarin di 12.900-an/USD.  Tercatat aktivitas pasar hari ini berjalan ramai. Terjadi 283.032 kali transaksi yang melibatkan 8,3 miliar unit saham senilai Rp 9,7 triliun. Di atas rata-rata transaksi harian yang sekitar Rp 6 triliun.

Adapun perkembangan sejumlah bursa Asia:  Hang Seng turun 159,49 poin (0,56%) ke 28.283,26, Straits Times turun 9,02 poin (0,26%) menjadi 2.485,07,  dan Shanghai Composite Index naik 0,41 poin (0,01%) menjadi 4.476,62.