Equityworld Futures Surabaya – Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memprediksi perekonomian Indonesia hanya akan tumbuh 4,7 persen secara keseluruhan tahun 2015.

Namun, pertumbuhan ekonomi akan mampu tumbuh 5,2 hingga 5,4 persen pada tahun 2016.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Hendri Saparini mengatakan, berdasarkan sektor ekonomi, terdapat beberapa sektor yang berpotensi besar menjadi mesin utama pendorong pertumbuhan ekonomi dan penyedia lapangan kerja di tahun 2016.

“Industri manufaktur padat karya akan memegang peranan yang vital dalam menyediakan lapangan kerja di tahun 2016. Sejumlah paket kebijakan diprediksi berdampak cukup signifikan bagi pertumbuhan industri padat karya tahun depan,” kata Hendri di Jakarta, Rabu (18/11/2015).

Komoditas kelapa sawit serta industri turunannya, imbuh Hendri, juga masih merupakan sektor strategis mengingat kontribusi yang besar dari sektor ini terhadap total ekspor Indonesia.

Di sektor jasa, beberapa terobosan untuk sektor pariwisata diprediksi akan mulai menunjukkan hasil signifikan pada tahun 2016.

“Untuk tahun 2016, CORE memprediksi jumlah wisatawan mancanegara akan mencapai 10,9 juta sampai 11,1 juta orang atau tumbuh sebesar 10 hingga 12 persen dibandingkan tahun 2015,” jelas Hendri.

 

sumber :  http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/11/18/221800126/Inilah.Sektor.yang.Jadi.Pendorong.Ekonomi.RI