Equityworld Futures : Saham Asia naik untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir seiring ekuitas AS rebound pasca rilis data yang memicu optimisme atas ekonomi terbesar dunia dan risalah pertemuan Federal Reserve yang menegaskan waktu kemungkinan kenaikan suku bunga.

Indeks MSCI Asia Pacific Index naik sebesar 0,7 persen ke level 135,66 pukul 09:02 pagi di Tokyo, naik dari level terendahnya dalam tiga pekan terakhir. Indeks Asia turun sebesar 2,4 persen dalam tiga hari terakhir karena anjloknya harga minyak mentah. Sebagian besar pejabat The Fed setuju berkomitmen untuk menjadi ‘bersabar’ untuk menaikkan suku bunga acuan yang berarti tidak akan ada kenaikan biaya pinjaman mendekati nol sebelum akhir April, menurut risalah rapat Desember yang dirilis kemarin.

Indeks Shanghai Composite naik sebesar 0,7 persen kemarin untuk memperpanjang level lima tahun tertingginya, membawa valuasi 12,8 kali estimasi laba. Dibandingka dengan kelipatan 16,4 kali pada indeks Standard & Poor 500.

Indeks Topix Jepang naik sebesar 1 persen pasca indeks kemarin ditutup melemah mencatat penurunan terburuk dalam tiga hari terakhir pada awal tahun sejak 2008 lalu. Short-sell di Bursa Efek Tokyo mencapai 37,8 persen dari total nilai perdagangan pada 6 Januari kemarin, tertinggi sejak data yang bursa tersedia pada tahun 2008 lalu. rasio perdagangan tergelincir ke angka 35,6 persen kemarin.

Indeks Kospi Korea Selatan naik sebesar 0,5 persen, ditopang penguatan saham Samsung Electronics Co sebesar 1,7 persen pasca membukukan laba operasional kuartal keempat yang mengalahkan perkiraan. Indeks Australia S&P/ASX 200 menguat sebesar 0,4 persen, sementara indeks NZX 50 Selandia Baru naik sebesar 0,2 persen. Bursa saham China dan Hong Kong belum dibuka ketika berita ini diturunkan. (izr)

Sumber: Bloomberg