Equityworld Futures : Saham-saham menurun pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu di Bursa Efek New York, Amerika Serikat. Indeks acuan pun anjlok untuk bulan kedua.

Seperti diberitakan CNBC, Senin, 2 Februari 2015, kejatuhan saham-saham di Wall Street terjadi setelah data menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS melambat tajam pada kuartal keempat dan bank sentral Rusia secara mendadak memangkas suku bunga acuan.

“Rusia bergabung dalam rombongan pelonggaran kuantitatif, saya tidak yakin itu bakal menolong,” ujar JJ Kinahan, analis dari TD Ameritrade.

Indeks Dow Jone Industrial Average turun 251,90 poin (1,5 persen) ke level 17.164,95. Prosesor pembayaran melonjak lebih dari 4 persen setelah melaporkan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan.

Sementara itu indeks S&P 500 turun 26,26 poin (1,3 persen) ke level 1.994,99. Saham kebutuhan konsumen menderita kerugian terbanyal dan saham energi menjadi satu-satunya sektor yang meraih keuntungan di antara 10 industri komponen indeks.

Adapun indeks Nasdaq merosot 48,17 poin (1 persen) ke level 4.635,24.

Volume perdagangan di Bursa Efek New York mencapai 1,2 miliar saham yang ditransaksikan, dengan volume komposit hampir 4,6 miliar saham.