Equityworld Futures – Mengamati pergerakan nilai tukar rupiah di pasar valas dan perdagangan antar bank Selasa siang (28/06), kurs rupiah semakin kuat setelah  dibuka  lebih tinggi  dari perdagangan sebelumnya. Kekuatan rupiah juga sama dengan penguatan kurs jisdor dan transaksi antar bank ditengah lemahnya fundamental dollar AS terhadap mata uang utama lainnya.

Kuatnya  nilai tukar rupiah hingga sesi siang menambah setoran modal investor asing yang  dari awal perdagangan sehingga mencetak net buy  Rp200 miliar lebih. Suntikan modal asing puluhan miliar ini mampu mengangkat IHSG naik 0,55% pada sesi 1 siang tadi.

Pergerakan kurs rupiah  di pasar spot siang ini bergerak kuat dengan posisi kenaikan 1,46% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13156/US$ setelah  dibuka kuat  pada level Rp13351/US$. Demikian juga dari sisi kurs jisdor Selasa diperkuat dari perdagangan sebelumnya.

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini  menguat ke  13256  dari  posisi 13495 perdagangan hari Senin (27/06).

Adapun mengacu data Bloomberg, rupiah siang ini pukul 11.40 WIB di pasar spot exchange sebesar Rp 13.229 per dolar AS atau menguat 33,0 poin (0,25 persen) dari penutupan sebelumnya. Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 13.214 -Rp 13.265 per dolar AS. Rupiah siang ini menguat dibandingkan tadi pukul 09.00 WIB di level Rp 13.258 per dolar AS.

Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah Rabu (8/6) berada di posisi Rp 13.241 per dolar AS atau melemah dari posisi kemarin sebesar Rp 13.375 per dolar AS dengan kisaran perdagangan Rp 13.307- Rp 13.175 per dolar AS.

Mengacu data IMQ21, rupiah siang ini pukul 11.45 WIB di posisi Rp 13.229 per dolar AS atau menguat 34 poin (0,26 persen) dari posisi kemarin Rp 13.263. Posisi ini menguat dibandingkan pagi tadi pukul 08.40 WIB di level Rp 13.252 per dolar AS.

Sementara euro di pasar spot exchange pukul 11.45 WIB menguat 0,0012 (0,11 persen) mencapai 1,1370 euro per dolar AS dibandingkan perdagangan sebelumnya. Adapun pound sterling melemah 0,0001 (0,01 persen) mencapai 1,4546 pound sterling per dolar AS.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hingga akhir perdagangan  diperkirakan masih bergerak positif, sehingga Analyst Equityworld Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level Resistance  di 13250  dan Support di 13050 per dollar.