PT Equityworld-Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Selasa (23/08), indeks Nikkei ditutup turun –100,83 poin, atau -0,61 %, ke 16.497,36. Pelemahan indeks Nikkei terpicu penguatan Yen. Yen Jepang diperdagangkan relatif melemah pada dolar AS. Pasangan kurs USDJPY melemah -0,28 % kepada 100.05.

Kepada akhir perdagangan, saham-saham eksportir Jepang melemah, bersama saham Toyota turun -1,26 %, saham Honda turun -2,55 % & saham Sony turun -0,78 %, saham Mitsubishi Motors turun -2,36 prosen & saham Canon turun -1,03 prosen. Sedangkan buat indeks Nikkei berjangka terpantau turun -60,00 poin atau -0,30% terhadap 16,510, turun di bandingkan penutupan perdagangan diawal mulanya terhadap 16,570.

Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada awal perdagangan Selasa (23/08) dibuka lemah, saat ini terpantau turun -31,11 poin atau -0,19% persen di 16.567,08. Pelemahan indeks Nikkei tertekan penguatan Yen.Yen Jepang menguat terhadap dolar AS, dengan perdagangan pair di 100,25 per 09:43 HK / SIN, dibandingkan dengan tingkat dekat 100,76 pada Senin sore waktu setempat.

Penguatan Yen membuat saham ekspor di bawah tekanan, dengan saham Toyota turun 0,82 persen, saham Nissan turun 1,04 persen dan saham Honda menurun sebesar 2,2 persen. Penguatan yen biasanya negatif bagi eksportir karena mengurangi keuntungan mereka di luar negeri bila dikonversi kembali ke dalam mata uang lokal.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -20,00 poin atau -0,12% pada 16,550, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,570.

Ketua Fed Janet Yellen akan memberikan pidato di Federal Reserve Bank of Kansas City’s annual Monetary Policy Symposium di Jackson Hole, Wyoming, Jumat. Pedagang berharap ini akan memberikan petunjuk waktu dari kenaikan suku bunga AS.

Beberapa pejabat Fed telah memberikan komentar akan waktu kenaikan suku bunga, sementara Wakil Ketua Fed Stanley Fischer mengatakan pada hari Minggu bahwa bank sentral AS telah dekat dengan target untuk kerja penuh dan inflasi 2 persen.

Namun, analis tidak mengharapkan kenaikan suku bunga bulan depan.

Pelemahan harga minyak tidak menghambat bursa Eropa di awal perdagangan. Keduanya Brent dan minyak mentah AS melemah tajam di perdagangan Asia. Goldman Sachs mengatakan dalam sebuah catatan Selasa pagi bahwa “harga minyak dan pemulihan yang mendasar tetap rapuh”, mengulangi $ 45 nya – $ 50 per barel Brent perkiraan minyak mentah melalui musim panas mendatang.

Pasar juga berharap bahwa pertemuan informal anggota OPEC di sela-sela sebuah konferensi energi di Aljazair bulan depan bisa menghasilkan pembekuan produksi. Tapi penurunan harga minyak menunjukkan optimisme di sekitar tindakan seperti itu telah memudar.

Analyst equity Research Center memperkirakan buat perdagangan setelah itu, indeks Nikkei bakal bergerak kuat dgn potensi pelemahan Yen. Dengan Cara teknikal Indeks Nikkei bakalbergerak dalam kisaran Support 16,050-15,506, & kisaran Resistance 17,014-17,516.