PT Equityworld-Samsung Galaxy Note 7 sbg product teranyar Samsung Electronic Co Ltd & diluncurkan bln lalu, bakal ditarik kembali peredarannya sesudah minggu lalu diberitakan sekian banyak telpon pintar tersebut meledak ketika sedang dicharger.

Seperti yg dikutip dari page resmi kantor informasi Korea Selatan Yonhap melaporkan bahwa raksasa technologi asal Korea Selatan tersebut bakal menghentikan pengiriman Galaxy Note 7 buat menjalani tes sensor penambahan mutu. Tetapi pengumuman resminya baru bakal di sampaikan akhir minggu atau awal minggu depan.

Menurut seseorang petinggi Samsung yg tak disebutkan namanya, penyebab ledakan Galaxy Note 7 yg diberitakan minggu dulu terkait dgn baterai dari ponsel canggih tersebut & bukan komponen intinya. & dari kutipan sekian banyak fasilitas setempat pun menyampaikan Samsung dapat mengumumkan dengan cara resmi hasil penyelidikan atas penyebab ledakan dilaporkan, juga penanggulangan yg komprehensif.

Menurut IDC, Samsung pangsa pasar handphone pintar milik dari 22,4% terhadap kuartal ke-2, sementara Apple mempunyai 11,8%. ingat Samsung, yg Yonhap mengemukakan di inginkan dapat resmi diumumkan akhir minggu ini atau awal minggu depan, diperkirakan tak akan mempengaruhi sisa garis Galaxy ponsel pintar.

Analis equity Research Center menonton pemberitaan ini teramat kurang menguntungkan bagi perdagangan saham dari perusahaan tehnologi yg tertulis kepada bursa saham Korea Selatan di perdagangan awal bln September (1/9), saham anjlok. Tapi terpantau perdagangan pagi ini saham Samsung naik kembali oleh bargain hunting sesudah 2 hri berturut anjlok.