PT Equityworld-Ben Bernanke, mantan pimpinan The Federal AS, memprediksi mantan koleganya di bank sentral AS belum dapat membawa kebijakan utk mengerek bunga dalam jangka pendek. Bernanke disaat ini coba mengartikan makna yg tersirat dari penjelasan para pejabat the Fed. Tapi Bernanke menegaskan, menebak-nebak keadaan yg berlangsung disaat ini cuma dapat menyesatkan investor.

Tetap terkait hal tersebut, Bernanke bilang, biasanya pejabat The Fed salah dalam mengeluarkan prediksi ekonomi dalam sekian banyak th terakhir. Mereka mengantisipasi bahwa pertumbuhan ekonomi AS dapat kuat, sementara tingkat pengangguran AS & suku bunga acuan dapat tinggi. Akibat kesalahan prediksi mereka, para pejabat The Fed dapat lebih berhati-hati dalam memprediksi hari esok, baik pertumbuhan ekonomi ataupun berkenaan kebijakan suku bunga.

“Para anggota The Fed bisa saja sejak mulai menyadari bahwa dunia kepada kenyataannya sama sekali berlainan bersama prediksi mereka sekian banyak thn dulu, & tingkat ketidakpastian berkaitan dengan cara apa ekonomi & kebijakan bakal mengalami perubahan sekarang ini bakal teramat tinggi,” catat Bernanke dalam artikel terbaru di dalam blognya utk Brookings Institution terhadap minggu ini.

Bernanke pula menyampaikan, dengan cara umum, akibat dari opini The Fed yg acap kali salah & tak memberikan pedoman juga penjelasan yg terang, para Fed-watchers sejak mulai menonton tak adanya keuntungan dari pendapat The Fed. “Mereka bakal lebih pilih utk memperhatikan data ekonomi yg dapat dirilis,” imbuhnya. Suksesor Bernanke, Janet Yellen, berulangkali menekankan bahwa Federal Open Market Committee senantiasa membawa ketentuan berdasarkan data.

Walaupun begitu, acapkali tak terang apa yg dimaksud Yellen bersama data itu. Lebih-lebih, dari data yg dirilis, tingkat pengangguran jatuh dibawah level target The Fed, ekonomi AS stabil walaupun pertumbuhannya tidak tebal, & pasar saham telah sekian banyak kali menembus level rekor. Buat kali perdanadalam sembilan thn terakhir, The Fed mengerek suku bunga kepada Desember 2015. Anggota FOMC mengantisipasi kenaikan suku bunga sejumlah empat kali lagi terhadap thn ini. Kendati demikian, market bertaruh bahwa tidak ingin ada kenaikan lagi di th ini. Tidak Sedikit yg meramal, bank sentral AS barudapat menaikkan suku bunga kepada Juni 2017.