PT Equityworld-Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Selasa (09/08), indeks Nikkei ditutup naik 114,40 poin, atau 0,69 %, ke 16,764.97. Penguatan bursa Tokyo didukung pelemahan Yen. Kenaikan ini menyentuh puncak paling tinggi 2 pekan.

Di pasar mata duit, Yen Jepang konsisten melemah pada greenback, diperdagangkan terhadap 102,43 per 02 : 03 HK / SIN, di bandingkan dgn tingkat dibawah 101.5 Rabu dulu.

Kepada akhir perdagangan, saham-saham eksportir mixed. Saham Toyota ditutup turun -0,4 %, Saham Nissan lebih tinggi segede 1,86 % & saham Mitsubihsi melonjak naik 2,90 %.

Sedangkan saham Brother Industries Ltd naik 19,3 % sesudah produsen peralatan kantor ini merevisi naik proyeksi pendapatannya.

Sedangkan utk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -10,00 poin atau -0,06% terhadap 16,720, turun di bandingkan penutupan perdagangan pada awal mulanya terhadap 16,730.

Indeks awalnya menguat pada momentum sisa dari reli hari sebelumnya, ketika naik 2,4 persen dalam menanggapi data pekerjaan AS yang kuat dan yen yang lebih lemah.

Prospek bahwa Bank of Japan mungkin harus merevisi kebijakan moneter, tidak dapat mempercepat melainkan untuk sebaliknya, meredam sentimen pasar.”

BOJ, yang belum melihat banyak keberhasilan dalam memacu inflasi meskipun mengadopsi langkah-langkah pelonggaran tambahan seperti mengambil suku bunga di bawah nol dan pembelian dalam jumlah besar utang pemerintah, secara komprehensif akan meninjau kebijakan moneter bulan depan.

Di tengah pasar yang umumnya tenang, Brother Industries Ltd melonjak lebih dari 20 persen setelah pembuat peralatan kantor merevisi naik proyeksi pendapatannya.

Brother Industries sekarang melihat laba bersih untuk tahun ini hingga Maret 2017 ¥ 33500000000 ($ 327.000.000), naik dari perkiraan sebelumnya 31,5 miliar yen, berkat faktor-faktor seperti penjualan cepat di Amerika Serikat dan Tiongkok.

Mitsubishi Materials Corporation turun sebanyak 5,6 persen setelah produsen logam nonferrous merevisi turun proyeksi laba operasional untuk tahun ini sampai Maret 2.017-65000000000 yen ($ 635.000.000) dari ¥ 68000000000 di tengah yen menguat.

Penguatan yen juga menjadi faktor yang membebani beberapa produsen obat generik yang melaporkan penurunan laba bersih April-Juni mereka.

Sawai Pharmaceutical Co turun 9,6 persen, Nichi-Iko Pharmaceutical Co menumpahkan 5,9 persen dan Towa Pharmaceutical Co turun 17,7 persen.

Ono Pharmaceutical Co memperpanjang kerugian dari hari sebelumnya dan turun 0,9 persen. Ono Pharmaceutical telah meluncur 19,5 persen pada Senin setelah berita bahwa Bristol-Myers Squibb Co. Opdivo imunoterapi gagal percobaan kanker paru-paru stadium akhir. Produsen obat Jepang telah mengembangkan Opdivo bersama-sama dengan Bristol-Myers Squibb.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau naik 40,00 poin atau 0,24% pada 16,650, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,610.

Analyst equity Research Center memperkirakan utk perdagangan setelah itu, indeks Nikkei dapat bergerak positif terdorong pelemahan Yen bersama dolar menguat terpicu cita-cita kenaikan suku bunga AS. Dengan Cara teknikal Indeks Nikkei bakal bergerak dalam kisaran Support 16,218-15,715, & kisaran Resistance 17,223-17,767.