PT Equity world – Di tengah perdagangan forex sesi Asia hri Kamis (14/7) dolar AS tetap bergerak lemah pada tidak sedikit rival-rival utamanya kecuali pada yen. Buruknya fundamental dolar AS sekian banyak hri terakhir yg pula ditekan oleh launcing data ekonomi yg kurang menggembirakan menciptakan business rebound kurs mutlak dunia ini terkendala meskipun pagi ini di buka lebih tinggi dari perdagangan pada awal mulanya.

Data ekonomi yg terakhir melemahkan gerak mata duit ini semalam dari data harga impor & laporan Beige Book Federal Reserve. Dari data-data ekonomi yg dirilis memberikan prospek yg suram bagi the Fed menaikkan suku bunganya dalam diwaktu serentak. Dari laporan Beige Book semalam, Fed laporkan tak seluruhnya wilayah di negara tersebut yg gerakan ekonominya berkembang.

Pelemahan pada euro & pound dipicu oleh sentimen pasar mendekati pengumuman posisi suku bunga Inggris oleh BOE sore kelak. Pada kurs komoditas serta melemah lumayan signifikan merespon reboundnya kembali harga minyak mentah yg perdagangan semalam anjlok parah.

Utk penguatan pada yen menerima sentimen positif dari buruknya fundamental yen dari sekian banyak data ekonomi yg miring sekian banyak kala terakhir. diluar itu serta laporan semalam menunjukkan pemerintah Jepang lewat Kantor Kabinet Jepang memangkas proyeksi utk pertumbuhan & inflasi utk thn fiskal disaat ini & pemerintah bakal mengeluarkan paket stimulus baru bagi perekonomian akhir thn ini.

Indeks dollar yg mengukur kebolehan dolar AS kepada enam mata duit penting perdagangan sesi Asia pagi ini bergerak negatif sesudah di buka lebih tinggi terhadap posisi 96,34 & bergulir kepada posisi 96,16. Perdagangan diawal mulanya indeks dolar AS hri Selasa menguat sampai 0,1 %.