baobab-2

Madagaskar – Baobab Avenue (Jalan Baobab) merupakan pemandangan populer di kota kecamatan Mendabe di wilayah barat Madagaskar.

 Di kedua sisi jalan besar berdiri barisan pohon Baobab yang berusia 800 tahun lebih di dekat kota Morondava itu dan batang pohon setinggi 30 meter, dengan lebar 10 meter.

 Melalui cerita mulut ke mulut, terutama bagi para wisatawan yang sangat menyukai berkunjung pada waktu matahari tenggelam di Baobab Avenue tersebut, suasana sunset yang memberi kesan senyap itu pun banyak dijepret.

 Madagaskar meruapakan wilayah seluas Texas, AS. Pada pulau besar ini terdapat ribuan spesies flora yang tidak terlihat di tempat lain di dunia.

 Pohon baobab mendapatkan perlindungan dan pemeliharaan dari pemerintah daerah, dan dipertahankan sebagai hutan yang hijau dan lebat, bukan karena perluasan lahan pertanian lantas dimusnahkan, melainkan lokasi tersebut dibiarkan menjadi wisata alam yang tidak dikutip tiket masuk.

Pohon Baobab ada yang berbentuk seperti wortel besar, ada yang mirip tong bir, ia dapat menghasilkan banyak buah dan kulit kayu. Penduduk setempat mengatakan, “Seluruh tubuh pohon Baobab adalah harta, dahannya dapat dijadikan atap, daunnya dijadikan rempah-rempah, buahnya diolah menjadi roti, rasanya asam – manis, bibit pohon itu dapat dijadikan minyak goreng, bahkan kulitnya dapat digunakan sebagai obat.