Equityworld Futures : Harga emas rebound minggu ini setelah terjadi pelemahan sebesar 6% minggu lalu. Rally besar-besaran saham tertahan minggu ini disebabkan oleh kemungkinan penghentian program QE3 yang disampaikan Ben Bernanke selaku Gubernur The Fed hari rabu lalu. Harga emas terpantau naik sebesar 1.67% minggu ini. Bagaimana prediksi emas minggu depan?

Index saham Dow Jones dan S&P 500 masih menjadi indikator pergerakan harga emas. Apabila harga saham minggu depan masih melemah, apakah rally emas ini nyata atau menjadi kesempatan bagi kita melakukan short position?

Pelemahan saham sejak hari kamis sedikit memberi support untuk emas. Peluncuran program stimulus (baca: QE3) yang diterapkan The Fed sejak ahir tahun lalu sangat men-support harga index saham dunia yang dipimpin oleh indek saham Amerika. Sejak saat itulah perspekif harga emas yang selalu naik sejak 12 tahun belakangan makin memudar. Harga emas sempat menyentuh level 1320 per ounce atau melemah sekitar 12% dari harga tertinggi sepanjang sejarah di level 1921 per ounce.

harga emas hari ini, prediksi emas hari ini, prediksi emas. prediksi forex hari ini, prediksi forex, analisa fundamental emas

Makin berkembangnya ekspektasi market bahwa Federal Reserve akan mulai menghentikan program QE3 membuat harga emas mampu bertahan di level bawah di kisaran 1340–1400 per ounce.

harga emas, prediksi emas hari ini, analisa fundamental, analisa fundamental hari ini

Data-data ekonomi US makin menunjukkan adanya recovery. New home sales naik 2,3% daru bulan lalu, existing home sales juga naik dibandingkan bulan april, jobless claims turun menjadi 236k, durable good orders naik sebesar $7,2 Milyar di bulan april. Selain itu data dari China Purchasing Manager Index turun ke 49,6 di bulan Mei, Germany flash PMI juga menjadi 49,6. Hal ini menunjukkan sektor manufatur di negara tersebut sedang mengalami kontraksi, yang tentu saja berdampak pada harga forex dan komoditi.

Recovery perekonomian Amerika menjadi fokus pembicaraan dalam testimoni Bernanke. Dalam pembicaraannya di depan kongres komite, Gubernur Federal Reserve tersebut memberi catatan bahwa akan mengamati data-data yang akan datang ketika akan memulai menghentikan program stimulus.

Data ekonomi Amerika untuk minggu depan tidak terlalu banyak. Hal ini memberikan sedikit panduan untuk emas. Namun bagaimanapun juga, trader akan memantau pidato dari Eric Rosengren dan Sandar Pianalto minggu depan. Event ekonomi yang bisa mempengaruhi harga emas minggu depan meliputi: US consumer confidence, BOC rate decision, EU monetary development, U.S GDP Q1, GDP Kanada, German retail sales,  Australia Private New Capital Expenditure dan U.S jobless claims

Berdasarkan sentimen pasar emas, apabila index saham masuh menunjukkan kinerja yang tidak bagus akan membuat index dollar masih tertekan terutama pada awal minggu. Pelemahan index dolar disebabkan pelemahan saham yang terjadi dalam 3 hari berturut-turut  minggu lalu; pelemahan ini merupakan yang pertama kali pada tahun ini.

Dari sisi teknikal, pola rectangel masih terbentuk sejak tanggal 17 Mei 2013. Harga emas masih konsolidasi dikisaran $1355-$1397 per ounce dengan kecenderungan breakout dari harga 1397. Apabila harga bisa stabil di atas harga $1400, target berikutnya adalah di area resistance $1424-$1430 dengan resistance kuat di area $1487 yang menjadi area short entry. Area support di $1357; apabila harga berhasil break level ini maka support selanjutnya di area $1340 dan target selanjutnya dikisaran $1302-$1307.

Dengan sedikitnya data ekonomi untuk minggu depan dan minggu depan adalah minggu terahir bulan ini maka saya masih melihat kecenderungan harga masih netral dengan sedikit kemungkinan harga bisa breaout terutama area support.

Ikuti saya di twitter untuk mendapatkan update berita forex dan emas harian, jika membutuhkan panduan analisa dan perspektif sentimen yang sedang terjadi @yohanes_fx

Atau anda bisa telf/sms saya di 081328899537/081927629000 24 Jam NON STOP dari SENIN-MINGGU

Oleh Yohannes N www.konsultasiforex.net