Equityworld Futures Surabaya –  Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OHK) Nurhaida mengatakan akan mengeluarkan perubahan aturan mengenai penjaminan transaksi efek di pasar modal.

“Transaksi efek pada dasarnya memang sudah dijamin tapi ada perubahan peraturan akan ada transaksi-transaksi, akan ada transaksi yang berdasarkan jenis sahamnya misalnya jenis efeknya, itu tidak dijamin,” kata Nurhaida saat ditemui di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin, 4 Januari 2016.

Menurut dia, pihak OJK sebagai badan pengawas akan mengadakan evaluasi secara berkala jika ada efek yang tidak layak di jamin.

“Kalau sekarang kan semua transaksi dijamin sesuai dengan ketentuan, dan dana jaminan memang ada kan kalau nanti sesuai dengan kajian kalau ada efek yang tak layak untuk dijamin, Akan ada list-nya akan dievaluasi secara periodik sesuai kebutuhan,” tuturnya.

Nurhaida menyampaikan, OJK menargetkan aturan tersebut akan rampung pada tahun ini. “Kita targetkan 2016, karena banyak peraturan yang kita butuhkan sesuai prioritas saja sesuai yang kita butuhkan,” ujarnya.

Sebagai informasi, kegiatan transaksi jual beli saham di Bursa Efek Indonesia akan semakin diperketat. Pengawas pasar modal akan membuat ketentuan yang membuat sejumlah efek saham dikecualikan dari penyelesaian transaksi.