Equityworld Futures Surabaya – PT Pertamina (Persero) mengklaim beroperasinya kilang Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) bisa menekan impor hingga puluhan persen. Kilang ini bisa menghemat impor BBM sebesar belasan triliun rupiah.

Pada Selasa 10 November 2015, Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro, mengatakan bahwa kilang tersebut ditargetkan memproduksi premium sebanyak 61 ribu barel per hari (bph).

“Produksinya bisa menekan impor premium 20 persen,” kata Wianda kepada wartawan di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Surabaya.

Dia mengatakan, dengan asumsi harga minyak sebanyak US$60 per barel, akan ada penghematan impor sebanyak US$1,2 miliar per tahun.

“Dengan asumsi kurs Rp13.500, impor BBM bisa dihemat sebesar Rp16 triliun. Dengan turunnya impor, (penggunaan) devisa untuk impor pasti berkurang,” kata Wianda

Selain itu, dia mengatakan bahwa produksi premium di kilang TPPI dan kilang Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) yang ada di Refinery Unit (RU) IV, Cilacap, bisa mencapai 90 ribu bph.

sumber : http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/697870-pertamina-klaim-kilang-tppi-hemat-impor-bbm-rp16-t