Equityworld Futures Surabaya – Perdagangan di pasar saham China dihentikan setelah harga saham-saham anjlok lebih dari tujuh persen pada perdagangan hari ini, Kamis 7 Januari 2016.

Ini kedua kalinya China menghentikan perdagangan bursa sahamnya dalam minggu ini. Sebelumnya China pernah menghentikan perdagangan bursa karena alasan yang sama, Senin 4 Januari 2016.

Dilansir BBC, penghentian perdagangan dilakukan setelah 30 menit perdagangan dibuka pagi ini. Indeks bursa saham Shanghai Shenzhen CSI 300 merosot tajam 7,2 persen menjadi 3.284,74.

Investor dipenuhi kekhawatiran setelah Bank Sentral China memutuskan melemahkan mata uang yuan lebih dalam selama delapan hari berturut-turut. Nilai tukar yuan saat ini berada level terendah sejak Maret 2011 di 6,56 yuan per dolar Amerika Serikat.

Kebijakan mendevaluasi yuan telah memicu ketakutan pasar bahwa negara ekonomi terbesar kedua itu sedang melambat lebih dari yang diharapkan, dan bisa memicu gelombang persaingan devaluasi mata uang di kawasan. (one)