Equityworld Futures : Pada sesi transaksi hari Selasa kemarin, Emas sempat mengalami tekanan jual untuk tiga hari bersinambung dan mendekati level terendah dalam sepekan, 1272.20. Namun aksi mengamankan laba berhasil mengurangi tekanan terhadap Emas dan ditutup naik pada level 1292.15

Tindakan para investor untuk tidak terlalu intens melepas Emas, dilatari oleh sikap antisipasi menjelang publikasi  pernyataan FOMC pada jam 02:00 WIB Kamis dini hari nanti;  berkenaan dengan tingkat suku bunga AS, dan kabar yang menyeruak dari Eropa bahwa para menteri keuangan Eurozone sepakat dengan keputusan  dari Perdana Menteri baru Yunani untuk tetap menjadi bagian dari Eurozone.

Para menteri keuangan Eropa mulai mempertimbangkan bagaimana memulihkan program penyelamatan Yunani dan mengisyaratkan  kehendak mereka untuk mencapai kesepakatan dengan PM baru, Alexis Tsipras.

Sejatinya, Emas telah melonjak sebesar 8.3% selama tahun 2015 ini; di  tengah spekulasi bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga rendah atau dengan kata lain,  menahan untuk tidak mendongkrak suku bunga sesegera mungkin.

Pola profit-taking juga terlihat jelas pada Perak. Setelah tergusur menuju level low 17.48, Perak sukses ditutup padad level 18.04.

Di sisi lain, aksi mengamankan profit juga terdeteksi pada Minyak Mentah. Sempat tergelincir menuju level 44.82, Minyak Mentah secara bertahap naik dan mengggapai level 46.55 sebelum ditutup pada area 45.98

Namun, secara general, atmosfir bearish masih membayangi jejak Minyak Mentah menyusul sinyal  dari Arab Saudi –negara eksportir minyak mentah terbesar di dunia—yang tidak ingin memberi keseimbangan (:Supply-demand) di pasar. Sentimen negative yang masih melingkari Minyak Mentah juga mencuat dari prediksi bagi stok minyak mentah AS yang diperkirakan akan meningkat, sehingga mendorong spekulasi bahwa kelimpahan pasokan minyak mentah global akan bertahan.

Dari perspektif teknikal, penurunan minyak mentah akan semakin menukik  jika support krusial pada area 43.25 dapat dipentrasi secara eksesif dan target berikut, sebagaimana telah diperkirakan oleh para analis sebelumnya– adalah menyapa level 40.00 hingga 30.00

Untuk Emas, potensi menapaki grafik naik tetap terbuka dengan syarat awal mampu mendobrak resisten 1302.33 dan level high 3 pekan terakhir, 1307.55 dengan target berikut setidaknya menuju level 1317.00 hingga 1327.58

Intensitas jual di bawah 1271.00 akan menjadi titik picu penurunan Emas menuju zona MA Daily (1253.79). Sementara  resisten bandel bagi kans Perak untuk menanjak adalah 18.50. Sedangkan titik kritis yang memungkinkan Perak kembali menjalani tren menurun adalah 16.60