Equityworld Futures :

Pada perdagangan seminggu kali ini, diawali dengan sudah bukanya pasar di Tiongkok setelah libur Tahun Baru Lunar Year selama seminggu terakhir diiringi dengan verbal intervensi Janet Yellen sehingga terjadi currencies war dan terbentuk safe haven komoditi di emas serta masih terkulainya harga minyak karena factor produksi yang belum berubah besarannya, dimana masih akan menjadi bayang- bayang pada perdagangan minggu ini.

Harapan besar dengan dibukanya kembali pasar Tiongkok bisa menjadikan perdagangan pasar uang dan komoditi serta saham semakin semarak dengan diawali pernyataan dari gubernur bank sentral Tiongkok, Zhou Xichuan diakhir pekan bahwa ruang depresiasi yuan kemungkinan sudah berakhir sehingga hal ini dapat menjadi peluang bagi indeks dollar untuk unjuk gigi lagi.

Factor verbal intervensi kemungkinan masih akan terjadi di minggu ini, khususnya antara Tiongkok – AS, yang masing masing ingin melemahkan mata uangnya, tetapi dari zona euro dan Inggris perlu kita cermati pula terhadap sepak terjangnya di minggu ini.

Awal minggu akan menjadi perhatian bagi zona euro ketika Mario Draghi akan melaporkan kondisi moneter terkini dari zona euro, dengan harapan negative interest rate policy dan paket stimulus yang dilakukan ECB masih akan terus berlangsung dalam tempo yang lama sehingga euro masih bisa menguat. Selain itu ada ECB minutes di Kamis nanti yang bisa mengetahui kenapa NIRP diberlakukan ECB pada bulan lalu.

Inggris akan rilis beberapa data penting di sisi pertumbuhan ekonomi dan inflasi yaitu data situasi tenaga kerja dan penjualan retail yang dapat menentukan arah bagi masa depan suku bunga BoE apakah akan terjadi akhir tahun ini ataukah baru pertengahan tahun 2017 nanti. Bila data data tersebut membaik, maka ada peluang bagi poundsterling untuk rally kembali.

Dari AS, ada beberapa data penting yang akan rilis minggu ini, seperti aktivitas pabrikan, aktivitas property, minutes of FOMC meeting serta inflasi, dimana semua data ini akan mempengaruhi pergerakan mata uang, emas dan minyak. Bila data-data tersebut membaik, maka ada peluang indeks dollar dan minyak menguat namun emas akan terkulai.