Equityworld Futures :

Harga minyak mentah rebound lebih dari $1 per barel dari harga terendah 12-tahun dan membukukan keuntungan harian terbesar untuk tahun ini seiring rally pasar finansial yang menjadi alasan bagi bearish trader untuk mengambil untung dari posisi short yang mencapai rekor. Harga sempat menyentuh level atas $30 per barel berkat harapan peningkatan stimulus moneter dari Eropa yang memicu pemulihan pasar saham di Eropa dan AS.

Investor minyak mentah tidak gentar dengan laporan pemerintah AS yang menunjukkan tingkat suplai minyak mentah dan bensin yang mencapai rekor dan lebih besar dari ekspektasi. Sebaliknya, laporan tersebut memicu aksi beli dari trader yang menduga angka aktual akan jauh lebih buruk. Sementara trader lain telah menduga akan ada pemulihan singkat dari penurunan 20% harga minyak di tahun ini, terlebih dalam pasar yang masih tertekan dengan penumpukan suplai minyak serta perlambatan ekonomi di China.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Energy Information Administration (EIA), jumlah suplai minyak mentah di AS bertambah 4 juta barel pada pekan lalu, jauh lebih tinggi dari ekspektasi penambahan 2,8 juta barel. Namun trader tetap merespon positif laporan EIA yang juga menunjukkan adanya kenaikan 191.000 barel minyak mentah di pusat pengiriman Cushing, Oklahoma, jauh lebih rendah dari ekspektasi pasar.

Perdagangan minyak mentah berakhir naik 5,37% di level $29.85 per barel.