Equityworld Futures : Minyak berjangka menetap di bawah $ 60 per barel pada penutupan hari Selasa (12/5), di saat para trader terus memantau pergerakan dolar dan fokus ke pasokan global.

Minyak mentah untuk kontrak bulan Juni turun 14 sen atau 0,2% dan menetap di $ 59,25 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, Brent mentah di bursa ICE Futures London turun 48 sen atau 0,7% ke $ 64,91 per barel.

Minyak berjangka AS telah didukung dengan baik dalam beberapa pekan terakhir di tengah penurunan rig pengeboran minyak di AS. Hal ini memperkuat dugaan bahwa produksi minyak telah mencapai puncaknya dan mungkin bisa menurun dalam beberapa bulan mendatang.

Kelompok riset industri, Baker Hughes, mengatakan bahwa jumlah rig pengeboran minyak di AS berkurang sebanyak 11 pekan lalu menjadi 668 dan merupakan level terendah sejak September 2010.

Para pelaku pasar telah mengalihkan perhatian ke jumlah rig yang menyusut dalam beberapa bulan terakhir. Mereka memprediksi bahwa itu adalah tanda-tanda akan berkurangnya banjir minyak mentah yang mengalir ke pasar.

Bensin untuk kontrak bulan Juni turun setengah sen di level $ 1.986 per galon, sementara minyak pemanas Juni turun hampir satu sen untuk diperdagangkan di $ 1.945 per galon.