Equityworld Futures : Pada sesi transaksi zona waktu pasar Asia hari ini, Emas nampak terkoreksi, setelah pada sepanjang sesi transaksi hari Senin kemarin,grafik Daily meninggalkan jejak candle berpola inverted hammer. Yang mengindikasikan bahwa kekuatan buyer dikalahkan oleh seller pada detik-detik terakhir menjelang penutupan.

Sejatinya,pada awal pekan  Emas sempat bergeliat dan mendekati level puncak tujuh pekan, yaitu 1224.10, sebagai respon atas data jelek Amerika Serikat untuk sector tenaga kerja yang dirilis pada Jumat malam. Sehingga potret buram untuk item tenaga kerja tesrsebut, segera menyulut persepsi di kalangan para trader dan investor bahwa Federal Reserve kemungkinan akan menunda kebijakan mendongkrak suku bunga.

Berbarengan dengan Emas, logam mulia lainnya, yaitu Perak juga terangkat menuju level  17.30 sebelum ditutup menurun pada level  16.92 dan juga meninggalkan jejak candle Daily berpola inverted  hammer.

Menyusul komentar Janet Yallen  pada medio Maret lalu bahwa sebelum benar-benar menerapkan kebijakan menaikkan suku bunga, pihaknya akan terus menyimak dengan jeli setiap perkembangan data indicator ekonomi, terutama untuk item pasar kerja dan laju inflasi dengan target 2%.

Sementara pada Senin malam kemarin, Presiden Fed cabang  New York, William Dudley  juga memberi pernyataan yang tidak jelas terkait dengan prospek interest rise.

Di sisi lain, performa minyak mentah pada sepanjang sesi transaksi hari Senin kemarin masih apik dan naik menuju level high 52.21 serta ditutup pada level  51.96 setelah sebelumnya sempat terkoreksi menuju level low 49.42. Dan meninggalkan jejak candle Daily dengan pola ekstensi  bullish

Faktor pemicu kenaikan minyak mentah kemarin adalah pernyataan pihak Saudi Arabia  akan menaikkan harga minyak mentah untuk  bulan Mei menuju penjualan Asia.

Jika hari ini minyak mentah mampu menembus area 53.00, setidaknya akan memicu menuju 53.30 hingga 54.30 dengan support pertama pada area 51.00. Dan support kuat pada level 48.40

Sementara Emas tetap berpeluang meneruskan aksi naiknya, jika sanggup melintasi hambatan di area 1226.70 dengan target berikut, mengusik zona MA 200 Daily (1235.47). Support krusial terletak pada level  1190.00

Untuk Perak, jika koreksi berlangsung intensif di bawah area 16.70, rentan untuk kembali terpelanting menuju area 16.40. Support kritis, 16.00. Dan daya jelajah Perak untuk mempertahankan  ritme bullish adalah sanggup mendobrak area MA 200 grafik Daily (17.75)