Equityworld Futures : Perdagangan bursa komoditas logam berjangka di hari Jumat(29/5), harga emas dan perak telah terpantau mengalami kenaikan dengan diperdagangkan lebih tinggi setelah berhasil ditutup menguat di sesi sebelumnya.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Agustus telah diperdagangkan lebih tinggi dengan mencatat kenaikan sebesar 0.08% di level $1.189.70 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas pada pagi ini terlihat telah bergerak menyentuh level $1.188.10 untuk sesi terendah harian dan level $1.189.80 untuk sesi tertinggi harian.

Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Juli telah diperdagangkan lebih tinggi dengan mencatat kenaikan sebesar 0.31% di level $16.720 per troy ounce. Harga perak pada pagi ini telah terlihat bergerak menyentuh level $16.668 untuk sesi terendah harian dan level $17.734 untuk sesi tertinggi harian.

Harga emas berjangka terlihat telah melanjutkan kenaikan dari sesi sebelumnya, ketika pertumbuhan pasar tenaga kerja AS tengah melambat, dimana berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan bahwa angka klaim pengangguran telah mengalami kenaikan sebanyak 7.000 yang disesuaikan secara musiman menjadi 282K pada minggu yang berakhir 23 Mei.

Akan tetapi, menguatnya harga emas tersebut telah dibatasi oleh membaiknya kondisi pasar perumahan Amerika. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh National Association of Realtors menyatakan bahwa penjualan rumah tertunda di wilayah AS telah alami kenaikan sebesar 3.4% di bulan April setelah alami kenaikan sebesar 1.2% di bulan Maret.

Sementara itu, gejolak pergerakan harga emas pada hari ini akan kembali terjadi ketika pasar nantinya akan dihadapkan dengan laporan PDB AS pada pukul 19.30 waktu Jakarta.

Sejalan dengan laporan tersebut, jika hasil PDB AS mengalami pertumbuhan lebih cepat maka harga emas berjangka berpotensi alami penurunan dan justru menguntungkan bagi dollar AS mengingat keduanya cenderung bergerak berlawanan.

Sebaliknya, apabila pertumbuhan domestik bruto AS mengalami penurunan maka hal tersebut merupakan sebuah peluang bagi harga emas berjangka mencatat kenaikan lebih lanjut.