Equityworld Futures : Tutupnya bursa emas Shanghai menjelang perayaan tahun baru musim semi, Imlek – membuat harga emas bisa turun lagi bahkan mencoba untuk menguji harga psikologis $1,200.

Secara teknis, pergerakan sepekan terakhir harga emas telah menunjukkan potensi penurunan dalam jangka pendek. Level fibonacci dikisaran 38.2% dengan indikasi jual atas pergerakan rata-rata harga dalam 55 hari perdagangan terakhir memperkuat sinyalemen jual. Ditutup mendekati harga support keduanya, $1,204  harga emas telah merosot $25 per ons.

Tembusnya harga emas dari level support pertama di $1,215 – dari rata-rata pergerakan harga emas selama 100 hari, membuka potensi jatuh lebih lanjut. Selanjutnya harga emas akan menguji harga psikologis di $1,200 dan mentargetkan ke harga $1,198 di pekan ini. Secara ekstrim, dengan melihat pergerakan harga emas, terindikasi dari gerakan Bollinger, harga emas bisa jatuh ke $1,180.

Jatuhnya harga emas ke posisi ekstrim ini setidaknya merupakan target harga dikuartal pertama tahun ini yang diperkirakan dalam kisaran $1,183 – 250. Sementara di kuartal selanjutnya, harga emas bisa turun lebih dalam ke $1,145 dan dikuartal ketiga bisa terpuruk ke $1,133 per ons.