Equityworld Futures : Pada perdagangan Senin (23/12) nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak menguat 97 poin menjadi Rp 12.400 dibandingkan posisi sebelumnya Rp 12.497 per dolar AS.   Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 13 poin berkat aksi beli saham yang dilakukan investor domestik. Dana asing masih mengalir keluar lantai bursa.  Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi beli investor. Indeks sempat menanjak hingga titik tertingginya hari ini di level 5.151.

Saat ini pelaku pasar juga cenderung menghindari transaksi dalam jangka pendek, kemungkinan volume transaksi akan kembali meningkat pada awal tahun mendatan.  Meski demikian, penguatan masih cenderung terbatas dikarenakan investor masih terlihat waspada mencermati perkembangan ekonomi global pada tahun 2015 mendatang.

Bank Indonesia (BI) yang dikabarkan akan mendorong mata uang rupiah ke kisaran Rp 11.900-Rp 12.300 per dolar AS menjadi salah satu sentimen positif  bagi mata uang domestik bergerak menguat.  Aksi BI itu dikarenakan potensi dolar AS untuk kembali bergerak menguat masih kuat seiring spekulasi kenaikan suku bunga The Fed akan terjadi pada awal kuartal pertama 2015.  Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin (22/12) ini tercatat mata uang rupiah bergerak menguat menjadi Rp 12.435 dibandingkan hari sebelumnya, Jumat (19/12) di posisi Rp 12.500 per dolar AS.

Dari bursa saham, menutup  perdagangan Sesi I, IHSG bertambah 16,791 poin (0,33%) ke level 5.142,563. Indeks bertahan di zona hijau berkat penguatan saham-saham unggulan.  Dana asing masih terus mengalir keluar lantai bursa. Untungnya aksi beli investor domestik bisa menahan Indeks di zona hijau.  Pada akhir perdagangan  IHSG ditutup tumbuh 13,296 poin (0,26%) ke level 5.139,069. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 3,271 poin (0,37%) ke level 886,402.  Investor asing masih memilih untuk lepas saham.

Sementara situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini:  Indeks Hang Seng menipis 74,88 poin (0,32%) ke level 23.333,69, Indeks Komposit Shanghai anjlok 94,83 poin (3,03%) ke level 3.032,61, dan  Indeks Straits Times naik 3,37 poin (0,10%) ke level 3.334,33.

Transaksi  kemarin  berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 219.664 kali dengan volume 12,116 miliar lembar saham senilai Rp 6,834 triliun. Sebanyak 154 saham naik, 143 turun, dan 88 saham stagnan.  Bursa-bursa di Asia terkena aksi ambil untung setelah naik cukup tinggi pagi tadi. Akhirnya sore ini rata-rata ditutup di zona merah.