Equityworld Futures : Hari ini nilai tukar rupiah bisa menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Bagaimana kira-kira pergerakan mata uang Garuda setelah Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) dilantik Senin besok?

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mencoba memprediksi pergerakan rupiah. Menurutnya, pelantikan Jokowi akan memberikan sentimen yang positif.

“Kalau secara umum di beberapa negara yang presiden terpilihnya baru, memberikan pesan melanjutkan reformasi struktural dan dampaknya bagus. Kita harapkan Indonesia juga demikian,” katanya di Komplek BI, Jakarta, Jumat (17/10/2014).

Sejak awal pekan ini rupiah terus tertekan, salah satu faktornya adalah dana asing yang mengalir keluar gara-gara sentimen negatif dari pasar global. Rencana The Federal Reserve (The Fed) menaikkan tingkat suku bunga acuan memberi sentimen negatif.

Pelaku pasar global juga khawatir ekonomi dunia melambat dan kinerja perusahaan internasional menjadi kurang baik. Hal ini yang memicu arus dana asing keluar dari Indonesia.

“Kemarin ada rupiah melemah itu banyak faktor. Dari kondisi perkembangan di luar negeri yang masih masih risk on risk off kita melihat di AS mempunyai perkembangan yang langsung berdampak pada negara-negara dunia termasuk negara berkembang, termasuk Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, kata Agus, ada juga faktor dalam negeri seperti inflasi dan neraca transaksi berjalan ditambah perkembangan politik yang sempat memanas.

“Kalau perkembangan politik Indonesia yang diamati adalah tentang adanya presiden baru, bagaimana sikap presiden yang baru ini terhadap fiskal yang perlu dapat perhatian dan juga bagaimana tindak lanjut yang akan dilakukan pemeirntahan baru yaitu susunan kabinetnya,” ujarnya.

Pelaku pasar juga masih menunggu apakah pemerintahan baru bisa melanjutkan reformasi strukturalnya dan mengarah kepada ekonomi yang kuat dan berkesinambungan

“Kami meyakini pemerintah yang baru perlu merespons hal ini,” jelasnya.

Hari ini, rupiah berhasil menekan dolar AS sampai pada posisi Rp 12.105 dibandingkan posisi kemarin di Rp 12.245 per dolar AS.