Equityworld Futures Surabaya – Indeks saham utama Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Senin waktu New York. Kenaikan terdongkrak oleh penguatan saham sektor energi dan perawatan kesehatan.

Seperti dikutip dari laman CNBC, Selasa, 3 November 2015, rata-rata saham sektor energi menguat 2,4 persen. Sementara itu, saham sektor perawatan kesehatan rata-rata naik 2 persen.
“Sepertinya mereka tidak mau melewatkan rally di awal November, setelah adanya kenaikan di akhir Oktober,” kata Peter Bocckvar, kepala analis pasar The Lindsey Group.
Data positif lainnya, yakni indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur AS pada Oktober naik ke level tertinggi dalam enam bulan terakhir, yakni 54,1. Level itu juga mengalahkan perkiraan analis sebelumnya.
The CBOE Volatilitas Index (VIX), yang secara luas dianggap sebagai ukuran terbaik dari kecemasan di pasar diperdagangkan mendekati 14.
Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 165,22 poin (0,94 persen) ke level 17.828,76, dengan saham Chevron dan Visa yang memimpin penguatan saham.
Sementara itu, indeks S&P 500 naik 24,69 poin (1,19 persen) ke level 2.104,05, dipimpin oleh saham sektor energi. Adapun indeks Nasdaq menguat 73,4 poin (1,45 persen) ke level 5.127,15.
Volume saham yang diperdagangkan di Bursa Efek New York hampir mencapai 860 juta unit saham dengan volume komposit mendekati 3,7 miliar unit saham.
Sementara itu, nilai tukar mata uang dolar melemah terhadap mata uang mitra dagang utama AS. Imbal hasil (yield) treasury 10 tahun yang digunakan untuk menentukan suku bunga KPR dan kredit konsumsi naik menjadi 2,18 persen.
sumber : http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/694670-saham-sektor-energi-dongkrak-penguatan-wall-street