sgb1

 

Indeks saham berjangka AS jatuh, menunjukkan ekuitas yang mengalami penurunan pada hari kedua, seiring Presiden Barack Obama menyetujui serangan udara di Irak, dan serangan roket yang menandai berakhirnya gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Saham Apple Inc tergelincir sebesar 0,9 persen pada awal perdagangan di New York terkait pemerintah China yang mencoret produknya dari daftar pembelian. Saham News Corp turun sebesar 2,6 persen dalam perdagangan Australia setelah melaporkan laba yang tidak terjawab pada proyeksi analis. Saham Monster Beverage Corp naik sebesar 1 persen di Jerman setelah membukukan laba pada kuartal kedua yang melampaui perkiraan analis.

Kontrak berjangka pada indeks Standard & Poor 500 melemah sebesar 0,4 persen ke level 1,898.3 pukul 10:31 di London. Kontrak Dow Jones Industrial Average merosot sebesar 50 poin, atau 0,3 persen ke level 16.271.

Indeks S & P 500 kemarin turun sebesar 0,6 persen, mengurangi kerugian pekan ini sebesar 0,8 persen. Indeks acuan melemah sebesar 3,9 persen dari level tertinggi sejak 24 Juli lalu seiring Rusia mengumpulkan pasukan di sepanjang perbatasan wilayah Ukraina, dan terkait konflik yang meningkat antara Israel dan Hamas, yang menguasai Jalur Gaza. (knc)