Equityworld Futures – Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Rabu (22/06), indeks Nikkei ditutup turun -103,39 poin, atau -0,64 persen, di 16065.72. Pelemahan indeks Nikkei terpicu penguatan Yen.

PT. Equity World Futures, Equity world Futures, Equityworld Futures, Equityworld, Equity world, Hangseng, Nikkei, Gold, Rupiah

PT. Equity World Futures, Equity world Futures, Equityworld Futures, Equityworld, Equity world, Hangseng, Nikkei, Gold, Rupiah

Yen Jepang menguat pada siang ini. Terpantau pasangan mata uang USDJPY melemah 0,21 persen pada 104.53. Penguatan Yen terpicu kehati-hatian terkait referendum 23 Juni besok, apakah Inggris akan keluar atau tetap di Uni Eropa.

Penguatan yen biasanya negatif bagi eksportir karena menurunkan pendapatan mereka di luar negeri bila dikonversi ke dalam mata uang lokal.

Pada akhir perdagangan, saham-saham eksportir utama ditutup melemah, dengan saham Toyota turun -0,2 persen, saham Honda turun -1,94 persen, saham Nissan turun -0,79 persen, saham Sony turun -1,7 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -170,00 poin atau -1,05% pada 15,990, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,160.

Saham-saham eksportir utama di Jepang tetap di bawah tekanan, dengan saham Toyota turun 0,83 persen, saham Nissan turun 0,84 persen dan saham Honda turun 1,32 persen. Saham Sony turun 1,67 persen.

Saham-saham ekspor utama melemah, dengan saham Toyota turun -0,72 persen, saham Honda turun -1,31 persen, saham Nissan turun -0,84 persen dan saham Sony turun -1,14 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei berpotensi menguat terbatas dengan potensi penguatan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 15,506-15,067, dan kisaran Resistance 16,516-17,043.