Equityworld Futures : Laju IHSG pada perdagangan Selasa (24/3) diperkirakan berada pada rentang support 5.425-5.430 dan resisten 5.448-5.472.  Secara teknis, pola shooting star di bawah area middle bollinger band (MBB).  Moving Average Convergence-Divergence (MACD) gagal bertahan dari tren turun dengan histogram negatif yang lebih panjang. Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William’s %R masih terhambat kenaikannya.

Pergerakan bursa domestik sempat melampaui area target resisten (5.451-5.461) namun, berbalik turun dan berada di area target support (5.420-5.438). Meski utang gap 5.435-5.444 telah tertutupi namun, tampaknya belum membuat laju IHSG mampu berbalik menguat seiring masih adanya aksi profit taking.

Terlebih  laju nilai tukar rupiah belum mampu benar-benar menguat membuat pelaku pasar masih cenderung jualan dan trading jangka pendek. Laju IHSG pun berpotensi kembali mengalami variatif dengan kecenderungan melemah jika aksi jual belum juga mereda. Untuk itu, tetap antisipasi bila terjadi pelemahan lanjutan.

Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:  Saham PT Bank Pembangunan Jawa Timur (BJTM) dalam kisaran support-resisten Rp 525-575. Inverted hammer bertahan di area Middle Bollinger Band (MBB). Mass index bergerak naik diikuti berbalik naiknya parabollic SAR. Trading buy selama bertahan di atas Rp 530.   Saham PT Unilever Indonesia (UNVR) dalam kisaran support-resisten Rp 38.300-38.950. Morning star di atas Middle Bollinger Band (MBB). Stochastic berbalik naik diikuti peningkatan Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama bertahan di atas Rp 38.575.   Saham PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) dalam kisaran support-resisten Rp 675-710. Three black crows dekati LBB. Parabollic SAR cenderung menurun diimbangi masih tingginya volume jual. Trading sell jika Rp 690 gagal bertahan.

Berikutnya saham PT AKR Corporindo (AKRA) dalam kisaran support-resisten Rp 4.840-5.125. Morning star dekati Middle Bollinger Band (MBB). Volatility bergerak naik diimbangi peningkatan william’s %R. Trading buy selama bertahan di atas Rp 5.000.  Saham PT BISI International (BISI) dalam kisaran support-resisten Rp 1.245-1.345. Bullish harami bertahan di area Middle Bollinger Band (MBB). Stochastic berbalik naik diikuti peningkatan parabollic SAR. Trading buy selama bertahan di atas Rp 1.290.  Saham PT Matahari Putra Prima (MPPA) dalam kisaran support-resisten Rp 3.880-4.125. Bullish harami di area lower bollinger band (LBB). Relative Strength Index (RSI) berbalik naik diiringi peningkatan mass index. Support Rp 3.860 dapat tertahan. Trading buy selama bertahan di atas Rp 3.865.

Pada perdagangan Senin (23/3), IHSG  ditutup turun 5,967 poin (0,11%) ke angka 5.437,098. Sepanjang perdagangan, indeks mencapai level tertingginya 5.467,941 atau menguat 24,876 dan mencapai level terendahnya 5.437,098 atau turun 5,967 poin.   IHSG cenderung bergerak variatif melemah sepanjang perdagangan. Sempat mengalami penguatan namun, di akhir sesi berakhir negatif. Aksi profit taking yang terjadi telah menutup utang gap 5.435-5.444.

Diharapkan aksi jual dapat mereda pasca tertutupnya utang gap tersebut. Apalagi jika penguatan bursa saham global dapat direspon positif maka laju IHSG pun berpeluang kembali menguat meski kami masih antisipasi bila terjadi pelemahan lanjutan. Minimnya sentimen membuat pelaku pasar tidak terlalu bergairah untuk melakukan transaksi. Akibatnya, laju IHSG yang sempat menguat di awal sesi tidak mampu bertahan dan kian tertekan hingga berakhir di zona merah.