Equityworld Futures : Laju IHSG pada perdagangan Kamis (19/3) diperkirakan berada pada rentang support 5.400-5.407 dan resisten 5.427-5.437.   Secara teknis, inverted hammer mendekati area lower bollinger band (LBB).  MACD berlanjut turun dengan histogram negatif yang lebih panjang. Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William’s %R gagal naik. Laju IHSG gagal mendekati area target resisten (5.450-5.478) dan berada di bawah area target support (5.420-5.427).

Pergerakan IHSG masih berpotensi mengalami pelemahan meski kami berharap dapat terbatas seiring masih maraknya aksi jual. Diharapkan aksi jual dapat lebih mereda terutama jika hasil keputusan The Fed masih mengindikasikan masih belum akan memberikan indikasi kenaikan The Fed dalam waktu dekat.

Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:  Saham PT Bank Negara Indonesia (BBNI) dalam kisaran support-resisten Rp 6.800-7.050. Spinning dekati upper bollinger band (UBB). MFI bergerak naik diikuti Moving Average Convergence-Divergence (MACD) yang mencoba golden cross. Trading buy selama bertahan di atas Rp 6.900.  Saham PT AKR Corporindo (AKRA) dalam kisaran support-resisten Rp 4.950-5.125. Inverted hammer bertahan di area middle bollinger band (MBB). Relative Strength Index (RSI) bergerak naik diikuti peningkatan parabollic SAR. Trading buy selama bertahan di atas Rp 5.000.  Saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) dalam kisaran support-resisten Rp 1.280-1.365. Lower spinning di atas LBB. Mass index mencoba berbalik naik diikuti peningkatan william’s %R. Trading buy selama bertahan di atas Rp 1.300.

Berikutnya saham PT United Tractor (UNTR) dalam kisaran support-resisten Rp 20.500-21.750. Morning star lewati Middle Bollinger Band (MBB). Volatility bergerak naik diikuti peningkatan stochastic. Trading buy selama bertahan di atas Rp 21.400.   Saham PT Wijaya Karya (WIKA) dalam kisaran support-resisten Rp3.370-3.600. Bullish engulfing dekati Middle Bollinger Band (MBB). William’s %R bergerak naik diiringi peningkatan Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama bertahan di atas Rp 3.500.  Saham PT Matahari Putra Prima (MPPA) dalam kisaran support-resisten Rp 4.225-4.500. Hammer di atas Middle Bollinger Band (MBB). Volume jual mulai meningkat diikuti pelemahan william’s %R. Trading sell jika Rp 4.385 gagal bertahan.

Pada perdagangan Rabu (18/3), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 26,002 poin (0,48%) ke angka 5.413,151.  Sepanjang perdagangan Rabu (18/3), indeks mencapai level tertingginya 5.435,040 atau turun 4,113 poin dan mencapai level terlemhnya 5.412,956 atau turun 26,197. Seperti yang kami sampaikan sebelumnya di mana laju IHSG memiliki potensi pembalikan arah jika sentimen yang ada kurang dapat mendukung penguatan lanjutan. Setelah BI rate tetap bertahan di level 7,5% tampaknya hanya direspons dingin di mana pelaku pasar tidak banyak melakukan aktivitas transaksi.

Pelaku pasar pun lebih banyak terimbas aksi wait and see terhadap jelang pertemuan 2 hari The Fed seperti halnya laju bursa saham Eropa dan AS sebelumnya yang berakhir di zona merah. Di lain sisi, penguatan mayoritas bursa saham Asia yang dibarengi dengan kembali menguatnya laju rupiah belum mampu mengimbangi aksi profit taking pada IHSG. Investor asing kembali melakukan nett sell (dari net sell Rp 682,98 miliar menjadi net sell Rp 405,52 miliar)