Equityworld Futures : Laju IHSG Rabu (11/2) diprediksi berada pada rentang support 5.307-5.313 dan resisten 5.332-5.365.   Secara teknis, pola evening star di bawah area upper bollinger band (UBB). Moving Average Convergence-Divergence (MACD) mulai tertahan kenaikannya dengan histogram positif yang landai.

Sementara Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William’s %R cenderung bergerak turun. Laju IHSG sempat berada di area target resisten (5.361-5.381) namun, tidak bertahan lama dan bergerak di bawah target support (5.315-5.324).  Merebaknya  sentimen negatif membuat laju IHSG cenderung turun. Apalagi dengan posisi IHSG saat ini yang dipersepsikan sudah ketinggian dan mahal, secara psikologis akan memicu aksi jual.  Laju IHSG pun tidak bisa mengelak persepsi tersebut dan berpeluang mengalami konsolidasi.

Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:  Saham PT Wijaya Karya Beton (WTON) dalam kisaran support-resisten Rp 1.365-1.425. Morning doji star bertahan di atas middle Bollinger band (MBB). Stochastic kembali mencoba naik diikuti peningkatan parabolic SAR. Trading buy selama bertahan di atas Rp 1.385.  Saham PT Kalbe Farma (KLBF) dalam kisaran support-resisten Rp 1.830-1.875. Inverted hammer di area Middle Bollinger Band (MBB). William’s %R berbalik naik diikuti peningkatan momentum. Akumulasi beli jika bertahan di atas Rp 1.835.  Saham PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) dalam kisaran support-resisten Rp 23.550-24.075. Dragonfly doji bertahan di atas Middle Bollinger Band (MBB). Target resisten Rp 24.150 gagal tercapai diikuti mulai melemahnya Relative Strength Index (RSI). Trading sell jika Rp 23.850 gagal bertahan.

Berikutnya saham PT Bank Jabar Banten (BJBR) dalam kisaran support-resisten Rp 865-900. Evening star di bawah UBB. RoC mulai terbatas kenaikannya diikuti penurunan mass index. Trading sell jika Rp 880 gagal bertahan.  Saham PT Delta Dunia Makmur (DOID) dalam kisaran support-resisten Rp 146-164. Tweezers bottom di area lower Bollinger band (LBB). MFI mulai berbalik naik diikuti peningkatan RoC. Trading buy selama bertahan di atas Rp 150.  Saham PT BISI International (BISI) dalam kisaran support-resisten Rp 1.040-1.125. Inverted hammer di bawah Middle Bollinger Band (MBB). Momentum berbalik naik diikuti peningkatan william’s %R. Trading buy selama bertahan di atas Rp 1.065.

Untuk diketahui, pada perdagangan Selasa (10/2), IHSG  ditutup turun 26,996 poin (0,50%) ke posisi 5.321,474.  Sepanjang perdagangan, indeks mencapai level tertingginya 5.362 atau menguat 14,103 poin dan mencapai level terlemahnya 5.310,083 atau turun 38,387 poin.

Pergerakan  IHSG masih seperti yang kami sampaikan sebelumnya di mana kami tuliskan, laju IHSG tidak jauh berbeda dengan laju di akhir pekan di mana laju IHSG kembali berhasil menyentuh level tertinggi terbarunya dan lonjakan tersebut tidak meninggalkan utang gap. Akan tetapi, yang membedakan penguatan kali ini diikuti dengan turunnya volume beli.

Selain itu,  investor asing kembali mencatatkan nett buy (dari net buy Rp 364,5 miliar menjadi net buy Rp 256,69 miliar).  Meski terdapat sejumlah sentimen negatif terutama dari masalah Yunani di mana berita dari aksi PM Yunani, Alexis Tsipras yang akan mengesampingkan program bailout dan mengubah kebijakan-kebijakan reformasi yang sudah direncanakan Zona Euro direspons negatif sehingga membuat laju Euro melemah. Namun, pelemahan euro tidak banyak mempengaruhi laju rupiah