Equityworld Futures : Laju IHSG pada perdagangan Kamis (4/5), diperkirakan berada pada rentang support 5.100-5.115 dan resisten 5.210-5.218. Secara teknis, Black marubozu di area lower Bollinger Band (LBB). Moving Average Convergence-Divergence (MACD) melanjutkan pelemahannya dengan histogram negatifyang naik.  Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan  William’s %R masih cenderung turun. Laju IHSG bergerak di bawah target support 5.170-5.175 dan gagal mendekati area target resisten 5.225-5.236.

Tidak ada jaminan untuk potensi IHSG di hari esok membuat peluang pelemahan masih terbuka.  Diharapkan masihada data-data yang dapat ditanggapi positif sehingga dapat mengurangi pelemahan pada IHSG.  Namun demikian, tetap mewaspadai potensi pelemahan lanjutan (jika ada).

Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain: Saham PT Adaro Energy (ADRO) dalam kisaran support-resisten Rp 890-945. White marubozu di atas middle Bollinger band (MBB). William’s %R bergerak naik diikuti peningkatan volatility. Terdapat utang gap Rp 885-900. Trading sell jika Rp 915 gagal bertahan.   Saham PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) dalam kisaran support-resisten Rp 2.825-2.925. Hammer dekati upper Bollinger band (UBB). Stochastic bergerak datar namun, diimbangi peningkatan mass index. Trading buy selama bertahan di atas Rp 2.865.  Saham PT Adhi Karya (ADHI) dalam kisaran support-resisten Rp 2.420-2.510. Inverted hammer di area lower Bollinger band (LBB). Moving Average Convergence-Divergence (MACD) bergerak turun diimbangi peningkatan William’s %R. Trading buy selama bertahan di atas Rp 2.450.

Berikutnya saham PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) dalam kisaran support-resisten Rp 4.265-4.425. Hammer dekati Upper Bollinger Band (UBB). RoC turun diimbangi peningkatan stochastic & Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama bertahan di atas Rp 4.345.  Saham PT Wijaya Karya (WIKA) dalam kisaran support-resisten Rp 2.980-3.145. White marubozu di atas LBB. Volatility naik diikuti peningkatan mass index. Trading buy selama bertahan di atas Rp 3.115.  Saham PT Panin Financial (PNLF) dalam kisaran support-resisten Rp 295-313. Inverted hammer di area Lower Bollinger Band (LBB). RoC flat, parabolic SAR turun, namun Relative Strength Index (RSI) dan MFI naik. Trading buy selama bertahan di atas Rp 300.

Pada perdagangan Rabu (3/6)  ditutup melemah 83,317 poin (1,60%) ke posisi 5.130,499.  Sepanjang perdagangan Rabu, indeks mencapai level tertingginya di 5.205,562 atau turun 8,254 poin dan mencapai level terendahnya 5.129,486 atau turun 84,33 poin.  Pasca libur, laju IHSG bukannya membaik malah makin melemah. Pelaku pasar masih melanjutkan aksi jualnya. Sentimen negatif dari internal memang ada dari rilis inflasi yang di atas estimasi pasar namun, tampaknya sudah lewat seiring bergantinya hari.

Di sisi lain, maraknya aksi jual terjadi setelah pelaku pasar merespon negatif laju bursa saham AS yang berbalik melemah seiring kekhawatiran belum akan tercapainya kesepakatan Yunani dengan para kreditor dan melemahnya ISM New York Index, factory orders, dan economic optimism.  Maraknya aksi jual membuat seluruh sektor berada di zona merah namun, hanya sektor perkebunan yang menguat seiring beredarnya penilaian akan naiknya harga CPO dengan memfaktorkan berkurangnya cadangan CPO di beberapa tempat dan bencana kekeringan.