Equityworld Futures : Laju IHSG pada perdagangan Jumat (22/5) diperkirakan berada pada rentang support 5.270-5.288 dan resisten 5.325-5.350.  Secara teknis, pola  spinning sentuh area upper bollinger band (UBB).  Moving Average Convergence-Divergence (MACD) masih lanjutkan kenaikannya setelah membantuk golden cross dengan histogram positif yang lebih panjang. The Relative Strength Index (RSI), Stochastic masih mencoba bertahan naik. Penurunan William’s %R mulai tertahan.

Pergerakan IHSG berada mampu melampaui area target resisten (5.315-5.321) sempat masuk area target support (5.270-5.288).  Potensi penurunan yang terjadi mampu diadang dengan adanya berita positif yang memicu aksi jual.  Meski demikian, belum tentu menjamin penguatan ini dapat bertahan jika masih diiringi besarnya aksi ambil untung. Apalagi masih adanya utang gap 5.273-5.275 yang dapat memicu adanya aksi jual. Meski masih terdapat peluang kenaikan dan harapan kami pun masih sama dimana berharap kenaikan dapat berlanjut meski kemungkinan aksi-aksi profit taking masih akan terjadi. Tetap mewaspadai potensi pembalikan arah melemah (jika ada).

Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:  Saham PT Surya Citra Media (SCMA) dalam kisaran support-resisten Rp 3.010-3.125. Doji star dekati middle Bollinger band (MBB). The Relative Strength Index (RSI) bergerak naik diiringi peningkatan william’s %R. Trading buy selama bertahan di atas Rp 3.050.   Saham PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) dalam kisaran support-resisten Rp 2.360-2.425. Tweezers top di bawah Upper Bollinger Band (UBB). Volume beli naik diikuti peningkatan stochastic. Trading buy selama bertahan di atas Rp 2.370.  Saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM) dalam kisaran support-resisten Rp 500-545. Bullish engulfing dekati Upper Bollinger Band (UBB). Parabollic SAR naik diikuti peningkatan RoC. Target Resisten Rp 520 terlampaui. Trading buy selama bertahan di atas Rp 520.

Berikutnya saham PT Siloam International Hospitals (SILO) dalam kisaran support-resisten Rp 15.000-15.800. Dark cloud cover sentuh Upper Bollinger Band (UBB). Momentum bergerak turun diiringi pelemahan MFI. Target Rp 15.400 gagal bertahan. Trading sell jika Rp 15.075 gagal bertahan.   Saham PT Kalbe Farma (KLBF) dalam kisaran support-resisten Rp1.805-1.850. Hanging man bertahan di atas Middle Bollinger Bands (MBB). MFI dan William’s %R melanjutkan kenaikan didukung Moving Average Convergence-Divergence (MACD) yang mencoba untuk golden cross. Trading buy selama bertahan di atas Rp 1.820.   Saham PT Bank Jabar-Banten (BJBR) dalam kisaran support-resisten Rp 870-925. Shooting star bertahan di atas Middle Bollinger Bands (MBB). Volume beli naik diiringi peningkatan RoC. Trading buy selama bertahan di atas Rp 885.

Pada perdagangan Kamis (21/5) IHSG  ditutup menguat 20,459 poin (0,39%) ke posisi 5.313,208.  Sepanjang perdagangan Kamis, indeks mencapai level tertingginya 5.335,441 atau menguat 42,692 poin dan mencapai level terendahnya 5.275,987 atau turun 16,762 poin.  Laju IHSG kembali mampu bertahan di zona hijau meski sepanjang intraday perdagangan cenderung variatif dan bahkan sempat membuat kami khawatir dengan pembalikan arah melemah yang sempat terjadi.

Munculnya berita positif berupa kenaikan peringkat outlook surat utang  pemerintah oleh Standard & Poor’s yang diikuti berita pembagian dividen dari beberapa emiten mampu membalikan animo pelaku pasar. Arah IHSG yang sebelumnya sempat ilang mood, secara perlahan mampu kembali dan membuat laju IHSG kembali berbalik ke zona hijau.  Kembali berlanjut naiknya rupiah dan kali ini diikuti dengan transaksi asing yang tercatat nett buy mampu membuat IHSG bertahan melampaui estimasi maupun anggapan akan adanya pelemahan.