Equityworld Futures : Laju IHSG pada perdagangan Senin (23/3) diprediksi berada pada rentang support 5.420-5.438 dan resisten 5.451-5.461.   Secara teknis, pola spinning di bawah area middle bollinger band (MBB).  Moving Average Convergence-Divergence (MACD) masih mencoba bertahan dari tren turun dengan histogram negatif yang lebih panjang. Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William’s %R masih terhambat kenaikannya.

Bursa domestik  belum mampu mendekati area target resisten (5.462-5.468) dan berada di bawah area target support (5.432-5.440). Aksi profit taking yang terjadi telah menutup utang gap 5.435-5.444. Diharapkan aksi jual dapat mereda pasca tertutupnya utang gap tersebut.  Apalagi jika penguatan bursa saham global dapat direspons positif, laju IHSG pun berpeluang kembali menguat meski masih perlu diantisipasi bila terjadi pelemahan lanjutan.

Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:  Saham PT Lippo Cikarang (LPCK) dalam kisaran support-resisten Rp 11.500-12.150. Shooting star di area Middle Bollinger Band (MBB). Stochastic bergerak naik diikuti peningkatan volume beli. Trading buy selama bertahan di atas Rp 11.800.   Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) dalam kisaran support-resisten Rp 14.650-15.250. Hammer dekati upper bollinger band (UBB). Relative Strength Index (RSI) bergerak naik diiringi peningkatan william’s %R. Trading buy selama bertahan di atas Rp 15.050.  Saham PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) dalam kisaran support-resisten Rp 5.000-5.250. White marubozu di atas lower bollinger band (LBB). Mass index bergerak naik diikuti peningkatan stochastic. Trading buy selama bertahan di atas Rp 5.100.

Kemudian saham PT Waskita Karya (WSKT) dalam kisaran support-resisten Rp 1.730-1.820. Morning star lewati Middle Bollinger Band (MBB). Volatility berbalik naik diimbangi mulai berbalik naiknya parabollic SAR. Trading buy selama bertahan di atas Rp 1.775.   Saham PT Bank Central Asia (BBCA) dalam kisaran support-resisten Rp 14.150-14.600. Inverted hammer bertahan di area Middle Bollinger Band (MBB). Volume beli meningkat diiringi peningkatan Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama bertahan di atas Rp 14.300.   Saham PT Kawasan Industri Jababeka (KIJA) dalam kisaran support-resisten Rp 325-345. Hammer di bawah Middle Bollinger Band (MBB). Volume jual mulai meningkat diimbangi pelemahan Relative Strength Index (RSI). Trading sell jika Rp 330 gagal bertahan.

Pada perdagangan Jumat (20/3), IHSG  ditutup turun 10,789 poin (0,20%) ke posisi 5.443,065.  Sepanjang perdagangan Jumat, indeks mencapai level tertingginya di 5.453 atau terkoreksi tipis 0,161 poin dan mencapai level terlemahnya 5.423,278 atau turun 30,576 poin.  Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya dimana meski IHSG terdapat harapan akan adanya kenaikan lanjutan namun, juga menyimpan potensi pembalikan arah.

Adanya sentimen positif dari global membuat IHSG melonjak namun, juga meninggalkan utang gap 5.435-5.444. Jika aksi beli masih berlanjut dan sentimen global masih ada yang cukup positif maka laju IHSG masih berpotensi mengalami kenaikan namun, antisipasi bila terjadi pembalikan arah.  Kenaikan sempat terjadi di sesi kedua,  namun belum dapat melampaui pencapaian di hari sebelumnya. Selain itu,  variatif cenderung positifnya laju beberapa bursa saham Asia belum mampu mengangkat IHSG karena dibarengi dengan kembali melemahnya laju rupiah. Investor asing kembali melakukan nett sell (dari net buy Rp 490,10 miliar menjadi net sell Rp 635,07 miliar).