Equityworld Futures Surabaya – Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) jatuh lebih dari tiga persen, setelah data pemerintahan AS menunjukkan cadangan minyak mentah naik pada minggu lalu.

Dilansir CNBC, Kamis 31 Desember 2015, harga minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) tergelincir turun 3,35 persen atau US$1,27 di US$36,6 per barel. Sedangkan minyak mentah Eropa, Brent, turun US$1,34 atau 3,5 persen jadi US$36,44 per barel.

Berdasarkan laporan Energy Information Administration, cadangan minyak AS melonjak sekitar 2,6 juta barel pada minggu lalu. The American Petroleum Institute juga melaporkan kenaikkan cadangan minyak AS sebesar 2,9 juta barel.

Stok minyak mentah di pusat pengiriman Cushing, Oklahoma, meningkat sebesar 892 ribu barel. Stok bensin naik 925 ribu barel, lebih tinggi dari ekspektasi analisis yang memperkirakan kenaikkan 896 ribu barel.

Harga minyak mentah dunia yang rendah, mendekati level terendah dalam 11 tahun, menunjukkan melambatnya permintaan energi global. Sementara cadangan minyak dunia melimpah. (ren)