Equityworld Futures : Harga Emas jatuh dalam perdagangan hari Selasa sebesar $2.56 per ons, melanjutkan penurunan yang terjadi diawal minggu ini. Sikap hati-hati pelaku pasar menjelang data ekonomi AS diumumkan telah menjadi sentimen koreksi pasar.

Pada perdagangan XAUUSD sempat turun ke 1195.27 sebelum kembali naik ke 1206. Meski harga emas anjlok dalam dua sesi perdagangan diawal minggu ini, diperkirakan bahwa dalam jangka pendek harga emas masih akan bergerak dalam kisaran perdagangan diantara harga 1222 – 1197. Menguatnya dolar AS yang memukul mata uang lainnya, tetap menjadi momok dan sentimen negatif bagi harga emas. Menguatnya harga emas kembali setelah jatuh ke harga $1197 yang merupakan level support harga emas isyaratkan sebagian pelaku pasar melakukan aksi beli kembali disaat harga merosot tajam.

Secara teknis, jatuhnya harga emas lebih dalam lagi bukanlah hal yang akan mengejutkan. Pergerakan harian harga emas dalam 100 hari perdagangan terakhir ini telah memperkuat sinyal akan jatuhnya harga emas lebih dalam lagi. Memang harga emas masih akan sulit untuk bisa dikatakan memiliki arahan yang jelas apabila kondisi pasar secara umum juga masih tidak menentu.

Jika harga emas mampu bertahan diatas 1225 diperkirakan bahwa harga emas bisa kembali naik ke 1235 hingga 1240. Target XAUUSD ke level 1240 bukanlah tanpa alasan, setidaknya ini merupakan level kenaikan kembali dalam kisaran Fibonnaci di retracement 38.2 dalam tren kenaikan harga emas sejak 1131.96 hingga 1307.47, setidaknya posisi kritis ada di harga 1255.

Sebaliknya, jika harga emas terus tertekan, sebagaimana diyakini sebagian besar pelaku pasar maka target terkoreksi bisa menuju level 1197. Posisi yang demikian ini akan sangat kritis dan bisa menggiring harga emas bisa jatuh lebih dalam lagi di 1180 – 70, sebelum akhirnya menemukan pijakan baru yang kokoh untuk menguat kembali.