Equityworld Futures : Emas berjangka berakhir naik tajam pada penutupan sesi Rabu, sekaligus mencatat kenaikan lima kali berturut-turut dikarenakan gejolak yang terjadi di Tiongkok mengguncang pasar untuk hari kedua.

Kejutan devaluasi yuan pada hari Selasa dan tindakan lanjutan pada hari Rabu, termasuk intervensi untuk memperlambat laju penurunan mata uangnya, telah berdesir di seluruh dunia karena meningkatnya kekhawatiran tentang stabilitas ekonomi Tiongkok.

Langkah Tiongkok telah membalik pasar ekuitas global, mendorong indeks utama untuk “terjun bebas” lagi setelah penurunan pada sesi Selasa yang lalu.

Emas juga diuntungkan dari melemahnya dolar. Melemahnya dolar adalah keuntungan bagi emas yang berdenominasi dolar, sehingga lebih menarik bagi pembeli dalam mata uang lainnya. Di tengah kekacauan yang terjadi, emas naik hampir $ 30 sejak sesi Jumat, ketika logam mulia ditutup pada $ 1.094,10 per ons.

Emas berjangka untuk pengiriman Desember ditutup naik $ 15,90 atau 1,4% untuk diperdagangkan di $ 1.123,60 per ons. Sementara itu, Perak untuk kontrak bulan September naik sekitar 20 sen atau 1,3% pada $ 15,48 per ons.

Dalam logam lainnya, platinum Oktober naik $ 7,60 atau 0,8% untuk ditutup hanya di bawah level $ 1.000 yaitu pada $ 999,90 per ons, sementara paladium untuk pengiriman bulan September naik $ 23,85 atau hampir 4% menjadi berakhir pada $ 623,10 per ons. Tembaga untuk kontrak September naik 2 sen atau sekitar 0,8% untuk menetap di $ 2.350 per pon.