Equityworld Futures : Wakil Presiden Jusuf Kalla akan membuka pameran industri pertahanan berskala internasional, Indo Defence 2014 Expo & Forum. JK menggantikan Presiden Joko Widodo yang sebelumnya berencana membuka acara yang diadakan oleh Kementerian Pertahanan ini.

Pantauan di lokasi, JIExpo Kemayoran, Jakpus, Rabu (5/11/2014), persiapan sudah selesai dilakukan. Sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) seperti tank marder, pesawat UAV, Panser Anoa, dan Helikopter sudah dipajang di halaman hall JIExpo. Paspampres sudah mulai berjaga di lokasi pameran sejak pagi.

Beberapa tamu undangan pun sudah mulai berdatangan. Baik dari personel TNI, delegasi negara-negara sahabat, stake holder peserta pameran, serta sejumlah mahasiswa yang diundang untuk menghadiri acara ini.

“Pak JK yang buka, Pak Jokowi sedang persiapan keberangkatan ke luar kota,” ujar Kasubid Liputan dan Publikasi Kemenhan, Letkol Berty Sumakud di lokasi.

Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu akan mendampingi JK dalam pembukaan pameran yang diselenggarakan hingga tanggal 8 November mendatang.

Menurut Kemenhan, ada 56 negara yang mengirimkan delegasi resminya untuk menyaksikan pameran yang bertajuk “World Defence Technology” itu.

“Pameran industri pertahanan ini ajang promosi produsen peralatan dari dalam dan luar negeri. Ada 700 stand perusahaan asing dan dalam negeri yang akan memamerkan produk-produk peralatan pertahanan dan keamanan dengan teknologi terkini,” ujar Kapuskom Publik Kemhan, Brigjen TNI Sisriadi kepada detikcom di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, Senin (3/11).

Menurut Sisriadi, tak hanya pameran alat pertahanan saja yang digelar dalam perhelatan ini. Sejumlah launching produk dan kerjasama kontrak pun akan dilakukan.

“Ada acara tanda tangan kesepakatan termasuk kesepakatan dengan Turki, untuk buat proyek kerjasama dengan pertahanan. Nanti sama Pindad teknisnya, kita sebagai payung hukumnya,” jelas Sisriadi.