Equityworld Futures : Pada perdagangan Rabu (22/4) nilai tukar rupiah di pasar uang spot antarbank Jakarta menguat 67 poin menjadi 12.888 per dolar AS setelah pada hari sebelumnya ditutup pada 12.955 per dolar AS. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di  jalur merah. Sepanjang perdagangan kemarin,  indeks belum  menyentuh zona positif.  Pada penutupan perdagangan Rabu (22/4), IHSG berada di posisi 5.437,12. Turun 23,45 poin (0,43%). Indeks unggulan LQ45 juga ditutup turun 3,94 poin (0,42%) ke 948,06.

Selain faktor teknikal, data neraca perdagangan Indonesia yang mengalami surplus 1,13 miliar dolar AS masih menjadi penopang mata uang rupiah untuk bergerak ke bawah 13.000 per dolar AS.  Data produk domestik bruto (PDB) Indonesia periode kuartal I 2015 yang akan dirilis pada pekan depan, diekspektasikan mencatatkan pertumbuhan sekitar 5,1 persen.  Sebagian investor masih yakin bahwa ekonomi Indonesia masih tumbuh pada tahun 2015 ini hal itu dikarenakan daya beli masyarakat masih tinggi.  Dari eksternal, Jepang yang mencatatkan surplus pada neraca perdagangannya mendorong mata uang yen menguat terhadap dolar AS sehingga berdampak positif pada mata uang di kawasan Asia.

Data Jepang itu menjadi salah satu penggerak bagi mata uang di negara kawasan, membaiknya ekonomi Jepang akan menopang negara berkembang.  Menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah berada pada 12.952 per dolar AS, melemah dari posisi hari sebelumnya 12.942 per dolar AS.

Dari bursa saham, tercatat perdagangan hari ini relatif sepi. Investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah kemarin IHSG naik sampai lebih dari 1%. Namun aksi profit taking ini tidak membuat Indeks terperosok terlalu dalam.  Hari ini, terjadi 225.064 kali perdagangan yang melibatkan 5,35 miliar unit saham senilai Rp 4,91 triliun. Ada 103 saham yang menguat, 172 saham melemah, dan 104 saham tidak diperdagangkan.

Beberapa saham-saham yang melemah cukup dalam dan menjadi top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 875 ke Rp 53.100, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 74.000, dan Logindo Samduramakmur (LEAD) turun Rp 445 menjadi Rp 1.620.

Sementara perkembangan sejumlah bursa saham Asia:  Nikkei 225 naik 224,81 poin (1,13%) ke 20.133,9, Hang Seng naik 83,36 poin (0,3%) ke 27.933,85, KOSPI turun 0,9 poin (0,04%) ke 2.143,89, Straits Times melemah 16,26 poin (0,46%) ke 3.492,35, dan  Shanghai Composite Index naik 106,26 poin (2,47%) ke 4.399,88.