Faktor penggerak pasar
Fundamental forex adalah metode analisa yang menitik beratkan pada rasio
finansial dan kejadian – kejadian yang secara langsung maupun tidak
langsung mempengaruhi pergerakan pasar mata uang

Harga mata uang seperti halnya harga saham atau komoditi lain, bergerak
naik dan turun berdasarkan aturan permintaan dan penawaran. Permintaan
yang tinggi akan mendorong mata uang mengalami penguatan dan rendahnya
permintaan dapat melemahkan harga mata uang.

Faktor-faktor fundamental forex penting yang dapat mempengaruhi tinggi
atau rendahnya permintaan terhadap mata uang dapat dikategorikan sebagai
berikut:

  1. Suku bunga
  2. Kinerja ekonomi
  3. Event politik
  4. Sentimen pasar
  5. Intervensi pemerintah

1. Suku bunga (Interest rates)

Sangat penting untuk memperhatikan tingkat suku bunga dari mata uang,
karena fakta fundamental forex   penting yang menggerakkan pasar adalah
suku bunga mata uang tersebut.

Uang atau modal akan mengalir masuk ke negara yang menawarkan bunga atau
yield yang lebih tinggi. Semakin tinggi suku bunga, maka semakin tinggi
arus modal yang masuk, dan dengan sendirinya akan meningkatkan
permintaan mata uang negara yang bersangkutan.

2. Kinerja Ekonomi

Beberapa data ekonomi merupakan fundamental forex yang indikator
pentingnya menunjukkan kesehatan ekonomi suatu negara. Pertumbuhan
ekonomi yang tinggi yang diperlihatkan oleh data atau indikator
tersebut, fundamental forex akan mendorong laju inflasi yang kemudian
dapat membuat bank sentral menaikkan tingkat suku bunga.

Umumnya lembaga riset atau perbankan telah memiliki (dan
mempublikasikan) perkiraan sebelum dirilisnya data ekonomi tersebut.
Pasar juga biasanya akan bergerak sesuai dengan arah perkiraan
fundamental forex tersebut untuk mengantisipasi lonjakan. Jika perkiraan
baik, maka harga akan relatif menguat dan sebaliknya jika perkiraan
buruk, maka harga akan relatif melemah. Lonjakan pergerakan harga
umumnya terjadi jika di fundamental forex terdapat perbedaan yang
berarti antara perkiraan pasar dan laporan aktualnya.

Berita fundamental forex penting yang dapat menggerakkan pasar adalah sebagai berikut:

Tabel 1: Laporan data ekonomi penting

3. Event politik

Pemilihan Umum (Pemilu), partai pemenang, presiden dan struktur kabinet,
suhu politik internasional dan perang adalah beberapa factor
fundamental forex politik yang dapat mempengaruhi pasar.

Dibandingkan instrumen lain, fundamental forex merupakan pasar yang
paling responsif terhadap even politik, bahkan fundamental forex
terkadang lebih besar dibanding efek yang ditimbulkan oleh faktor
ekonomi.

Hal ini terjadi karena faktor keamanan suatu negara merupakan hal
terpenting dalam investasi. Ketidakstabilan yang muncul dapat mendorong
investor menarik dana dari negara tersebut dan menanamkannya ke negara
lain yang lebih memiliki kepastian. Investor cenderung menarik dana
dengan cepat pada sinyal fundamental forex apa saja yang mengindikasikan
ketidakpastian kondisi, sebagai contoh Thai Baht pernah didevaluasi 10%
akibat terjadinya kerusuhan di Thailand.

4. Sentimen Pasar

Sentimen fundamental forex yang terbentuk mengacu pada terpenuhi atau
tidaknya harapan pasar yang terjadi berulang kali. Pelaku pasar
mengambil posisi berdasarkan harapan mereka ke depan dengan bercermin
pada apa yang terus menerus terjadi. Dalam kondisi dimana sentimen
negatif terbentuk cukup kuat, pasar akan terus mendorong pelemahan mata
uang. Bahkan laporan fundamental forex dan berita ekonomi yang baik
bersamaan dengan keputusan naiknya suku bunga-pun belum tentu dapat
secara konsisten mengubah pergerakan harga.

5. Intervensi pemerintah

Bank sentral dapat melakukan intervensi di pasar mata uang, dengan
melakukan pembelian atau penjualan, sepanjang fundamental forex
pergerakan pasar tidak sesuai dengan kebijakan moneter yang dianut.
Intervensi fundamental forex kadang dilakukan bersamaan atau bekerjasama
dengan negara lain untuk memperkuat efeknya terhadap mata uang.

Untuk merangkung secara sederhana mengenai fundamental forex faktor
penggerak pasar, suku bunga dan tingkat inflasi adalah hal pertama yang
perlu diperhatikan, karena mempengaruhi arus uang. Tingkat inflasi
mempengaruhi suku bunga dan produktifitas. Kedua adalah faktor
kepercayaan, karena fundamental forex merupakan gambaran sentimen
terhadap ekonomi. Ketiga adalah faktor kebijakan moneter yang dapat
memicu intervensi.

Yang perlu diperhatikan juga adalah hasil perdagangan internasional,
terutama dari Amerika Serikat yang berulang kali membentuk defisit
terbesar.