Equityworld Futures Surabaya – Harga emas naik ke level tertinggi satu setengah bulan pada hari Jumat karena data inflasi yang lamban membuat harapan bahwa Federal Reserve A.S. akan menaikkan suku bunga lagi tahun ini, yang mendasari permintaan untuk logam mulia tersebut.

Emas untuk pengiriman Agustus ditutup naik 0,74% pada $ 1,269.34 di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Untuk minggu ini, logam mulia naik 1,08%, kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.

Dolar melemah secara luas setelah data menunjukkan bahwa pertumbuhan dan inflasi upah tetap hangat dalam tiga bulan sampai Juni mengimbangi laporan lain yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi A.S. dipercepat pada kuartal kedua.

Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan enam mata uang utama, berakhir turun 0,61% pada level 93,20, penutupan terendah sejak 22 Juni 2016.

 

Equityworld Futures Surabaya : Harga Emas Naik Ke Level Tertinggi

Indeks telah turun sekitar 2,3% sejauh bulan ini dan turun sekitar 9% untuk tahun ini.

Melemahnya dolar cenderung menaikkan harga emas, yang didenominasi dalam mata uang A.S.

Prospek inflasi yang tertekan telah menimbulkan keraguan apakah bank sentral A.S. akan mampu mengikuti rencana kenaikan suku bunga ketiga tahun ini.

The Fed menurunkan suku bunga yang ditahan pada hari Rabu dan mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan akan mulai mengecilkan neraca keuangannya “relatif segera.”

Logam mulia mendapat dorongan tambahan setelah Korea Utara melepaskan sebuah rudal balistik, yang mendorong pembelian safe-haven.

Di tempat lain dalam perdagangan logam mulia, perak naik 1,05% menjadi $ 16,75 per troy ounce pada akhir Jumat, sementara tembaga naik 0,12% menjadi $ 2,881 per pon

Platinum naik 1,24% menjadi $ 937,85 per troy ounce, sementara paladium naik 0,33% menjadi $ 879,8 per troy ounce.

Dalam minggu depan, investor akan fokus pada laporan pekerjaan A.S. hari Jumat untuk indikasi baru mengenai kemungkinan arah kebijakan Federal Reserve sampai akhir tahun.

Rapat bank sentral di Inggris dan Australia juga akan menjadi fokus. Sementara itu, zona euro akan merilis data awal inflasi dan pertumbuhan kuartal kedua.

baca berita seputar harga emas 24k, Indeks Nikkei, Indeks Hangseng, Dan Loco Gold di Equityworld Futures Surabaya

Menjelang minggu yang akan datang, Investing.com telah menyusun daftar kejadian penting ini dan mungkin akan mempengaruhi pasar.

Senin 31 Juli

China akan merilis data aktivitas sektor manufaktur dan jasa.

Selandia Baru akan menghasilkan laporan tentang kepercayaan bisnis.

Zona euro akan mempublikasikan perkiraan awal inflasi, sementara Jerman melaporkan penjualan ritel.

Inggris mempublikasikan data tentang pinjaman bersih.

A.S. akan merilis data tentang penjualan rumah dan aktivitas bisnis yang tertunda di wilayah Chicago

 

sumber : investing.com

news edited by PT Equityworld Futures Surabaya