Equityworld futures-Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Kamis (01/09), indeks Nikkei ditutup naik 39,44 poin, atau 0,23 prosen, ke 16,926.84. Penguatan indeks Nikkei terdukung pelemahan Yen.

Pada hari Selasa, kepala sekretaris kabinet Jepang Yoshihide Suga menyatakan para pejabat siap untuk campur tangan dalam pasar valuta asing untuk mengatasi apresiasi yang cepat dalam yen, Reuters melaporkan.

Komentar Suga mengikuti pernyataan dari Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda, yang mengatakan pada hari Sabtu bahwa bank sentral tidak akan ragu untuk menyetujui pelonggaran kuantitatif atau suku bunga yang lebih rendah lebih jauh ke wilayah negatif untuk mengatasi tantangan ekonomi Jepang yang dihadapi.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau naik 140,00 poin atau 0,84% pada 16,880, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,740.

Di pasar mata duit, yen Jepang melemah, bersama kebolehan dollar mendorong pasangan dollar / yen ke 103,28 di sore hri, naik dari tingkat dekat 100,50 minggu dulu.

Eksportir Jepang diperdagangkan mixed biarpun yen melemah, bersama saham Toyota ditutup naik 0,74 % & saham Nissan mendapatkan 1,63 %, tetapi saham Sony turun 0,75 %.

Sedangkan buat indeks Nikkei berjangka terpantau naik 50,00 poin atau 0,30% kepada 16,940, naik di bandingkan penutupan perdagangan pada awal mulanya terhadap 16,890.

Esok hri bakal dirilis data Consumer Confidence Agustus yg diindikasikan menurun.

Analyst equity Research Center memperkirakan buat perdagangan kemudian, indeks Nikkei berpotensi lemah apabila data Consumer Confidence melemah. Tetapi kalau pelemahan Yen berlanjut dapat menguatkan indeks. Dengan Cara teknikal Indeks Nikkei bakal bergerak dalam kisaran Support 16,415-15,939, & kisaran Resistance 17,415-17,939.