Equityworld Futures-Harga emas berjuang dekat level terendah dalam nyaris dua pekan selagi sesi Eropa terhadap hri Kamis, dikarenakan investor konsentrasi terhadap launcing data AS utk menonton apakah laporan tersebut beri dukungan ekspektasi menyangkut kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Bidang paling mutlak dari data yg dirilis Kamis ini merupakan penjualan ritel bln Agustus. Perkiraan konsensus yaitu bahwa laporan ini dapat menunjukkan penjualan ritel turun 0,1% bln dulu, sesudah pembacaan yg datar terhadap bln Juli. penjualan inti diperkirakan utk naik 0,2% sesudah jatuh 0,3% bln pada awal mulanya.

Tidak Cuma laporan penjualan ritel, AS pun dapat rilis data klaim pengangguran mingguan, survei Empire State & survey Fed Philadelphia.

Emas utk pengiriman Desember di divisi Comex New York Mercantile Exchange merosot $ 3,75 atau 0,28% buat diperdagangkan terhadap $ 1.322,30 per troy ons. Serta di Comex, perak berjangka buat pengiriman Desember turun 8,3 sen atau 0,44% & diperdagangkan terhadap $ 18,98 per troy ons.

Divisi New York Merchantile Exchange, spot emas untuk pengiriman Desember turun -0.07% di level 1.325.25 troy ons. Si kuning sebagian besar dipengaruhi oleh pergerakan dolar dan komentar dari pejabat Fed dalam beberapa minggu, ketika investor merenungkan kemungkinan kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun. Tingkat yang lebih tinggi cenderung untuk menimbang pada emas, dan bersaing dengan aset yield bearing ketika biaya pinjaman meningkat.

Pada hari ini, pasar akan berfokus kepada beberapa data penting yang akan dirlis, seperti dari Inggris akan memberikan penjelasan mengenai suku bunga UK, dan retail sales. Kemudian dari AS, akan ada data core retail sales, PPI klaim pengangguran, Phily Fed manufacturing index.

Emas benar-benar teramat sensitif pada pergerakan suku bunga AS. Adanya pergerakan bertahap utk tingkat yg lebih tinggi di lihat kurang meneror kepada harga emas daripada pergerakan proses suku bunga yg segera.