Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada pembukaan perdagangan awal pekan Senin (09/05) dibuka positif, saat ini terpantau naik 124,41 poin atau 0,77 persen di 16231.13. Penguatan indeks Nikkei terpicu pelemahan Yen, hasil risalah BOJ yang positif dan kenaikan harga minyak mentah.

Pagi ini terpantau Yen Jepang melemah terhadap dollar AS. Pasangan kurs USDJPY naik 0,35 persen pada 107.49. Pelemahan Yen memberikan penguatan bagi Indeks Nikkei.

Anggota Bank dewan kebijakan moneter Jepang mengatakan bahwa pemulihan ekonomi negara itu terus di jalur yang benar, demikian risalah pertemuan dewan BOJ pada tanggal 14 -15 Maret yang dirilis pada hari Senin (09/05).

Para anggota menambahkan bahwa masih ada sejumlah risiko pelemahan – terutama pada eksportir komoditas karena harga rendah, dan perlambatan pertumbuhan di Tiongkok. Ditambahkan bahwa ekspor Jepang telah lamban, meskipun permintaan domestik diperkirakan akan melanjutkan tren kenaikan.

Harga minyak mentah melonjak lebih dari 2 persen pada awal sesi Senin di Asia, pangaruh kebakaran hutan di Kanada menutup setengah dari kapasitas pasir minyak besar di negara itu selama akhir pekan, Reuters melaporkan. Akibat hal ini menurunkan produksi minyak mentah Kanada.

Pada pagi ini saham-saham yang turun tertinggi adalah saham Kajima Corp naik 2,72%, saham Maruha Nichiro Corp naik 2,68%, saham Shimizu Corp naik 2,13%, saham Obayashi Corp naik 1,55%, saham Haseko Corp naik 1,55%. Saham perminyakan Inpex juga naik 0,72%.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau naik 140 poin atau 0,87% pada 16,220, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,080.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Nikkei berpotensi menguat dengan pelemahan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 15,752-15,218, dan kisaran Resistance 16,732-17,266.

 

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang