Harga Emas turun pada akhir perdagangan Rabu setelah dollar AS menguat setelah data Non-Manufacturing AS naik dan data neraca perdagangan lebih kuat dari yang diharapkan.

Pada akhir perdagangan mata uang kemarin, indeks dollar AS meningkat 0,29 persen pada 93.24. Dollar AS menguat terhadap sekaranjang mata uang, setelah data ISM Non-Manufacturing PMI naik pada 55.7, naik dari perkiraan 54.7, juga naikm dari hasil sebelumnya 54.5. Demikian juga data Balance Of Trade lebih kuat dari yang diharapkan sekalipun masih terjadi defisit
Harga emas spot berada di $ 1,273.31 per ons, turun 0,96 persen dari $ 1,285.60 pada akhir Selasa.
Sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Juni turun $ 16,30 per ounce pada $ 1,275.50.
Harga emas telah jatuh serendah $ 1,274.79 per ons pada hari sebelumnya setelah dorongan ke tertinggi 15-bulan di atas $ 1.300 pada hari Senin, didorong oleh dolar yang lebih lemah.
Logam mulia ini telah naik lebih dari 20 persen tahun ini karena memudarnya harapan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga AS lebih banyak.Perhatian sekarang beralih ke laporan non-farm payrolls hari Jumat, barometer kunci dari kesehatan ekonomi AS.

“Sebuah lemah AS laporan pekerjaan pada hari Jumat akan mendorong harga emas kembali di atas $ 1.300,” kata analis ABN Amro Georgette Boele Reuters Global Emas Forum, Rabu.

Sebuah laporan oleh payrolls processor ADP menunjukkan pada hari Rabu bahwa AS pengusaha swasta menambahkan 156.000 pekerjaan pada April, jauh di bawah ekspektasi ekonom dan keuntungan terlemah dalam tiga tahun.Dolar menyerahkan keuntungan tipis awal terhadap euro setelah laporan, meskipun kemudian mendapat dukungan dari data ISM Non-Manufacturing dan data perdagangan internasional yang lebih kuat dari yang diharapkan.

Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart mengatakan pada hari Selasa Amerika Serikat bisa melihat dua suku bunga yang lebih meningkat tahun ini, sementara Presiden Fed San Francisco John Williams mengatakan ia akan mendukung kenaikan suku bunga pada bulan Juni selama dia melihat kemajuan lanjutan pada ekonomi, inflasi dan pekerjaan.
Di antara logam mulia lainnya, harga perak berjangka turun 1,17 persen pada $ 17,30 per ons, sementara platinum berjangka turun 1,8 persen pada $ 1,052.80 per ons dan paladium berjangka turun 2,09 persen pada $ 596,15 per ons.
Malam nanti akan dirilis data Jobless Claim yang diindikasikan naik dari hasil sebelumnya. Jika terealisir akan berpotensi menguatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research memperkirakan pada perdagangan selanjutnya harga emas berpotensi tertekan jika dollar AS terealisir terus menguat.. Harga emas diperkirakan akan berada dalam kisaran Support $ 1,271.00-$ 1,269.00. Jika harga naik akan menembus kisaran Resistance 1,275.00-$ 1,277.00.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang