Emas diperdagangkan mengalami kenaikan di Kamis siang (12/5) siang. Seiring dari permintaan emas yang melonjak tinggi menjadi dua kali lipat investasi di dalam logam.

Divisi New York Merchantile Exchange, spot emas untuk pengiriman Juni naik 0.21% di level $1.273.90 troy ons. Permintaan global di kuartal pertama naik 21 persen dari  tahun sebelumnya ke level 1,289.8 metrik ton, seperti yang dilaporkan dari dewan emas dunia hari ini. Namun meskipun begitu, pembeli perhiasan meluncur 19 persen di tengah pemogokan oleh pedagang perhiasan di India.

Total pembelian India jatuh 39 persen menjadi 116.5 ton, dipicu karena sebuah pajak cukai, sementara permintaan Tiongkok turun 12 persen menjadi 241.3 ton. Harga yang lebih tinggi, ketidakpastian sebagai ekonomi di Tiongkok mendorong konsumen untuk menunda pembelian.

Harga emas melompat 16 persen sejauh tahun ini, meskipun permintaan melambat di India dan Tiongkok yang notabene merupakan sebagai konsumen terbesar. Investor ditumpuk menjadi batangan yang diperdagangkan di produk bursa di tengah pasar volatile ekuitas.

Dikutip dari data Bloomberg, ETP holdings meningkat sebesar 300.7 ton dalam tiga bulan per 31 maret kemarin, dibandingkan dengan 22.8 ton setahun sebelumnya. Pada perdagangan Comex lainnya, spot perak naik 0.35% di level $17.380 troy ons, dan tembaga juga naik 1.81% di level $2.135 troy pound.