Equityworld Futures-Harga Emas tergelincir buat hri ke-3 terhadap akhir perdagangan akhir minggu Sabtu dinihari sebab komentar hawkish mengenai suku bunga AS dari petinggi Federal Reserve menolong mengangkat dollar ke puncak sesi, & yang merupakan pengguna konsisten jalankan tindakan profit taking kepada reli harga pekan ini.

Rebound dollar AS berlangsung sesudah Presiden Fed Boston Eric Rosengren menyampaikan bank sentral AS makin menghadapi risiko jikalau menunggu lebih lama lagi utk menaikkan suku bunga, menambah tekanan terhadap emas terhadap hri Jumat.

Harga emas spot turun 0,6 % kepada $ 1,329.66 per ons terhadap Jumat, sementara harga emas berjangka AS buat pengiriman Desember menetap $ 7,10 kepada $ 1,334.50 & $ 8 lebih rendah terhadap $ 1,333.60.

Harga emas yaitu 0,8 % lebih tinggi terhadap minggu ini, sesudah mencapai puncaknya kepada $ 1,352.65 per ons sesudah menguat 1,8 % terhadap Selasa.

Logam mulia ini berada di jurusan utk kenaikan mingguan ke-2 berturut-turut sesudah data tugas AS yg rendah memicu angan-angan Fed bakal menunda menaikkan suku terhadap jumpa kebijakan di bln September.

Data tugas & jasa yg lembut pekan ini sudah menekan cita-cita bahwa suku bunga ultra-rendah, dukungan mutlak utk non-menghasilkan emas, dapat naik thn ini. Pasar masihlah tak menentu terhadap prospek suku bunga, bagaimanapun, bersama pejabat-pejabat Fed baru-baru ini membawa suara lebih hawkish.

“Kami tak mempunyai sinyal yg terang dari Fed,” kata analis ABN Amro Georgette Boele. “Di satu sudut Kamu mempunyai data yg lebih lemah, & (emas) didukung sedikit, namun seterusnya pasar dapat terganggu & dirinya bertolak ke arah yg berlawanan.”

Perkiraan buat perbedaan kebijakan lebih lanjut antara Amerika Serikat & zona Eropa menyusut sesudah Bank Sentral Eropa menahan pelonggaran kebijakan lebih lanjut terhadap jumpa Kamis.

“Keputusan ECB utk meninggalkan kebijakan tak beralih bisa saja sudah memfokuskan kembali tersangka pasar terhadap bisa jadi bahwa Fed mengirim sinyal hawkish dalam sekian banyak hri akan datang sebelum musim pra-pertemuan yg slow dimulai Selasa depan,” kata BNP Paribas dalam catatan.

Kepemilikan dari emas yg paling besar di dunia yg didukung ETF, SPDR Gold Shares, jatuh 0,13 % jadi 950,62 ton terhadap hri Kamis.

Perak turun 2,62 prosen terhadap $ 19,08 per ons, sementara platinum yakni 2,09 prosen lebih rendah kepada $ 1.060 per ons. Paladium turun 1,03 prosen kepada $ 675,50.

Analyst equity Research Center memperkirakan harga emas berpotensi lemah dgn penguatan dollar AS. Tapi butuh dicermati pelemahan bursa Wall Street & Eropa yg kalau menekan bursa global bakal mengangkat harga emas. Harga emas diperkirakan berada kepada kisaran Support $ 1,328-$ 1,326 & jikalau harga turun di kisaran Support $ 1,332-$1,334.